Tim Luragung Pertahankan Gelar Juara Bupati Cup Lewat Drama Adu Penalti Kontra Tim Ciawigebang

Foto: Whyr
Tim Luragung rayakan kemenangan dan berhak artas juara turnamen sepak bola Bupati Cup 2026 setelah mengalahkan Tim Ciawigebang.
KUNINGAN, KejakimpolNews.com -- Tim Kecamatan Luragung kembali meraih juara turnamen sepak bola Bupati Cup lewat drama adu tendangan penalti setelah kedua tim bermain imbang 1-1 atas rivalnya Tim Ciawigebang. Laga final berlangsung di Stadion Madhud Wisnusaputra Kuningan, Selasa (1/9/2926) pukul 15.30 WIB.
Sejak kick off laga partai final berlangsung sengit. Kedua kesebelasan tampil dalam tempo tinggi, dan saling menekan kedaerah pertahanan lawan.
Tim Ciawigebang sempat unggul 1-0 pada babak pertama. Namun, tim Luragung berhasil menyamakan kedudukan 1-1. Melalui tambahan waktu normal 90+8 kedudukan tetap imbang 1-1.
Namun Tim Luragung akhirnya kembali tampil di podium sebagai juara Bupati Cup 2026, melalui drama adu penalti dengan skor 3-5 (1-1). Keberhasilan ini bagi Tim Luragung, untuk kedua kalinya menyusul predikat juara Bupati Cup 2025.
Kemenangan tersebut disambut meriah para pemain, ofisial dan pendukung Luragung yang memenuhi tribun Stadion Mashud Wisnusaputra.
Bagi masyarakat Luragung, keberhasilan mempertahankan gelar bukan sekadar kemenangan sebuah tim. Olahraga sepak bola ini mayoritas digemari oleh masyarakat setempat.
“Alhamdulillah, Forkopimcam, kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, semuanya sangat mendukung. Memang di Luragung, bola itu nomor satu. Fanatismenya luar biasa,” ujar Camat Luragung, Deni Komara, S.IP., M.Si, selepas laga usai.
Besarnya dukungan masyarakat terlihat dari rombongan suporter yang datang ke Kuningan. Menurutnya, sedikitnya terdapat 10 bus yang diberangkatkan untuk mengantarkan pendukung Luragung menyaksikan langsung laga final.
“Walaupun sekarang kita dibatasi dengan kendaraan, antusias penonton tidak menyurutkan anak-anak Luragung untuk bisa menyaksikan dan akhirnya juara lagi,” katanya.
Ia menambahkan, keberhasilan Luragung juga ditopang sistem pembinaan pemain yang berjalan secara rutin, ujarnya.
Selain pembinaan melalui sekolah sepak bola, Kecamatan Luragung juga memiliki turnamen sendiri, yakni Porgal Cup, yang menjadi salah satu wadah kompetisi sekaligus pembinaan pemain.
"Untuk menjaga motivasi pemain, bonus juga diberikan dalam setiap pertandingan. Khusus setelah keberhasilan menjuarai Bupati Cup 2026, bonus tambahan telah disiapkan," kata Deni Komara.
Terpisah, mantan Pelatih Pesik sekaligus veteran legenda Pesik Ade Lesmana, menilai pertandingan final ini cukup seru dan sangat ideal.
Tim Ciawigebang materi pemainnya cukup merata punya kecepatan dan kelincahan. Sedangkan Tim tim kecamatan Luragung didukung oleh beberapa pemain yang sarat pengalaman di liga 4 dang punya mental juara. Hal ini terbukti Tim Luragung lebih fokus dan kembsl8 tampil sebagai juara Buoati Cup 2026.
Selain juara, top skor diraih Dadang Ramdani (Tim Ciawigebang), penjaga gawang terbaik Satriaji Indrawan (Tim Luragung), pemain terbaik Rafi Pratama (Tim Ciawigebang).**
Author: WHJR
Editor: Maman Suparman
