Keren, Ikbar Pebenjang Asal Cinunuk Raih Medali Emas Cabor Gulat Porprov XV Jabar 2026

Yayan Sofyan
Ikbar Gustiana, pebenjang asal Cinunuk ini raih medali emas gulat kelas 87 kg gaya grego roman Porprov Jabar 2026
CILEUNYI, KejakimpolNews.com -- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Ikbar Gustiana (22), pebenjang asal Kampung Ciborelang RT 03 RW 09, Desa Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung.
Bagaimana tidak, pebenjang Ikbar yang kini jadi atlet gulat dan mewakili Kabupaten Bandung berhasil mengharumkan nama daerah dengan meraih medali emas di cabang olahraga (cabor) gulat pada ajang Pekan Olahraga Provinsi XV (Porprov XV) Jabar 2026.
"Keberhasilan Ikbar meraih medali emas gulat Porprov Jabar 2026 menjadi kebanggaan masyarakat Desa Cinunuk, khususnya, umumnya Kabupaten Bandung. Ini bukti bahwa atlet daerah memiliki potensi besar untuk bersaing dan berprestasi di tingkat provinsi," kata Kades Cinunuk, Edi Juarsa, S.Ip, Jumat (6/11/2026).
Didampingi Bhabinkamtibmas Desa Cinunuk, Aiptu Heri Maryadi, Edi mengatakan, perjalanan Ikbar dari olahraga tradisional benjang (pebenjang) hingga bersinar di arena gulat merupakan inspirasi bagi generasi muda untuk terus mengembangkan bakat, menjunjung tinggi sportivitas, serta melestarikan budaya olahraga tradisional.
"Prestasi Ikbar ini diharapkan menjadi motivasi bagi para atlet muda lainnya untuk terus berlatih, berjuang, dan mengharumkan nama daerah. Selamat dan sukses untuk Ikbar Gustiana," ungkap Edi.
Sementara itu, Ohid Tohidin (57), paman Ikbar yang juga ikut menggembleng dan mendidik Ikbar sejak usia 8-9 tahun sangat bangga keponakannya berhasil meraih medali emas cabor gulat di ajang Porprov Jabar 2026.
"Ikbar meraih medali emas Porprov Jabar 2026 cabor gulat kelas 87 kg gaya Grego Roman di Bekasi pada Rabu (4/11/2026) di Bekasi," kata Ohid Tohidin.
"Saya selaku pamannya mengucapkan terima kasih atas doa dan dukungannya kepada banyak pihak, termasuk kepada pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Kabupaten Bandung sehingga Ikbar telah meraih prestasi membanggakan untuk kesekian lainnya," ujar Ohid Tohidin.
Ikbar Gustiana anak kedua pasangan Ii Supardi (56) dan Dede Acem (53) yang belum memiliki pekerjaan tetap ini, kini benar-benar jadi atlet gulat.
Bahkan Ikbar kini jadi andalan untuk mewakili Kabupaten Bandung di sejumlah even baik nasional ataupun tingkat Jabar seperti Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Jabar. Pada Porprov Jabar ke XIV sebelumnya, Ikbar pun meraih medali emas.
Ketekunan dan Sportivitas
Terkait keberadaan Ikbar alumni SMK Bandung Timur ini, Ohid Tohidin, pamannya mengaku turut membimbing dan mendidik Ikbar sejak menekuni benjang.
"Jujur, ikbar menekuni benjang sejak usia 8-9 yang dibimbing dan dididik sama saya sendiri di perkumpulan Seni Benjang Makalangan Kampung Cibolerang, Desa Cinunuk,” kata Ohid.
Karena tekunnya dan sportivitas dalam menggeluti benjang, seni benjang warisan leluhur ini, kata Ohid, di berbagai gelaran benjang, Ikbar selalu memenangkan pertarungan ditunjang dengan fisik memadai.
“Kepiawaian Ikbar dalam benjang akhirnya dilirik Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Kabupaten Bandung. Ternyata setelah dibina dan resmi jadi atlet gulat, Ikbar berprestasi,” ungkap Ohid.
“Di Pengcab PGSI Kabupaten Bandung untuk persiapan Porprov Jabar November 2026 ini, Ikbar dilatih oleh Yanto, pelatih gulat,” pungkas Ohid.
Benjang sendiri yang ditekuni Ikbar adalah kesenian tradisional khas Sunda yang cikal bakalnya dari Desa Cinunuk dan membudaya di Kecamatan Ujungberung sebelum bergabung dengan Kota Bandung.
Diketahui, benjang ini memadukan unsur olahraga gulat atau bela diri dengan seni tari dan musik tradisional. Kesenian ini sudah ada sejak abad ke-19 dan sering ditampilkan pada acara warga seperti hajatan atau khitanan.
Kesenian benjang terbagi menjadi beberapa bentuk pertunjukan utama di masyarakat:Benjang gulat (gelut), pertunjukan uji ketangkasan fisik atau gulat tradisional yang dipadukan dengan gerakan tari dan tabuhan musik.
Benjang Helaran: Kesenian berupa arak-arakan, biasanya dipakai untuk mengarak anak yang akan dikhitan, pernikahan, atau penyambutan tamu.
Topeng Benjang: Seni tari topeng yang sering dipentaskan sebagai bagian atau penutup dari rangkaian acara benjang.**
Editor: Yayan Sofyan