Kisah Mimpi Ali Al Muwafiq: Jemaah Haji Mabrur Semua

Foto : Istimewa
Jemaah haji, mabrur adalah harapan semua orang sebab jaminannya surga.
Oleh DEDI ASIKIN
(Wartawan Senior)
ALI Al Muwafiq adalah seorang tukang sol sepatu dari Damaskus Tapi dikabarkan dia sangat senang membantu orang lain yang kesusahan. Untuk itu dia rela membatalkan niat berhaji kerena lebih suka uangnya untuk membeli membantu orang, yang sakit misalnya.
Tapi Atas perkenan Allah Swt pada sesuatu tahun, ia ditaqdirkan berangkat menunaikan ibadah haji ke Baitullah. Sampai di Makkah Al Mukarramah, ia katanya sempat bermimpi, dan mimpiunya itu lalu ia ceritakan kepada orang lain.
Katan Ali, pada suatu petang menjelang wukuf di Arafah dirinya tertidur di Masjid Al Khaif. Saat tertidur itu dia bermimpi. Ada dua orang malaikat mendarat secara vertikal (vertikal landing) persis seperti helikopters tempur C 130 milik Amerika Serikat.
Terdengar oleh Ali, malaikat pertama bertanya kepada malaikat kedua
" Kamu tahu berapa jumlah jemaah haji tahun Ini?"
"Tidak tahu," jawab malaikat yang kedua.
"600 ribu," kata malaikat pertama.
"Kamu tahu berapa yang mendapat predikat mabrur?"
Rupanya malaikat yang kedua rada rada kurang gaul, ia jawab.
"Tidak tahu juga,".
"Cuma 6 orang saja," kata malaikat pertama.
Mendengar jawaban temannya, malaikat yang kedua cuma manggut manggut saja.
Baru sampai disitu mimpinya terpotong, kedua malaikat itu terbang kembali ke langit yang sudah berwarna jingga karena sudah lewat maghrib.
Ali bin Muwafiq terbangun. Ia termenung memimirkan makna mimpi yang baru saja dialaminya. Selanjutnya, dia bersedih jika benar bahwa yang mambrur saat berubadah haji ini cuma 6 orang saja, artinya di antara jemaah haji yang berjumah 599.994 orang termasuk dirinya saat itu tidak dapat predikat haji mabrur. Dilihat dari kuota haji, rupanya tukang sol sepatu yang banyak berbuat sosial itu naik haji tahun 1950 an.
Dan setelah bersedih itu, Ali mendadak tertidur dan mendengkur lagi. Eh... qodarullah kembali ia bermimpi lagi. Hebatnya dia itu, mimpi saja sampai dua periode, kaya presiden Jokowi saja.
Dalam mimpi berikutnya, ternyata kedua malaikat yang hadir dalam mimpi pertama Itu mendarat lagi. Dan keduanya melanjutrkan dialognya,.
Malaikat pertama bilang:
"Kamu tahu kebijakan apa yang diambil Allah dengan jemaah haji tahun ini?".
Malaikat kedua kembali geengkan kepala tanda tak tahu.
"Begin, Allah memberikan hak kepada yang enam orang jemaah haji Itu untuk masing-masing menarik 99.999 orang agar menjadi haji yang mabrur," kata malaikat pertama.
"Kalau begitu semua jemaah tahun itu mabrur," kata malaikat kedua sumringah.
Terlepas apakah mimpinya benar-benar petunjuk dari Allah, tetapi yang jelas mabrur adalah idaman setiap jemaah haji. Sebab seperti hadits Rasulullah, tiada pahala yang lebih baik bagi haji yang ibadahnya diterima oleh Allah kecuali surga.
Itulah makna dan imbalan ibadah bagi tukang sol sepatu dari Damaskus itu. Masya Allah.**