"Tahfidz Camp 2026" Sukses Digelar MA-MTs YPKM Al Hidayah Arjasari, Kab. Bandung

foto

Yayan Sofyan

"Tahfidz Camp 2026" Sukses Digelar MA-MTs YPKM Al Hidayah Arjasari, Kab. Bandung

BANDUNG, KejakimpolNewscom -- MA-MTs YPKM Al-Hidayah, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung melalui program ekstrakurikuler tahfidz bernama Youth Al-Hidayah Tahfidz (YATZ) telah sukses melaksanakan kegiatan "Tahfidz Camp 2026".

Tahfidz camp 2026 digelar Kamis-Jumat (27-28/8/2026) bertempat di Masjid Rohmatulloh Desa Rancakole, kec. Arjasari Kabupaten Bandung.

Yayat Hidayat, S.S, ketua panitia pelaksana mengatakan, kegiatan ini diikuti oleh 52 peserta didik terpilih jenjang MA dan MTs i mengusung tema "Meniti Langkah Menjadi Penghafal Al Quran".

"Tahfidz Camp merupakan program tahunan untuk membina, menguji, dan menguatkan hafalan serta karakter para kader tahfidz , siswa siswi MA-MTs YPKM Al Hidayah Rancakole," kata Yayat yang juga Ketua DKM Al Hidayah RW 06, Kelurahan Babakansari, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung ini.

Rangkaian kegiatan, kata Yayat, selama 2 hari 1 malam dan peserta mengikuti agenda intensif meliputi:

1. Pembinaan dan Kajian ilmiah Ke Qur'anan diisi dengan kajian tematik Ke Quranan:
a. "Adab terhadap Al Quran" pemateri oleh Ust. Wawan Shopandy, S.Pd
b. "Keutamaan Al Quran", pemateri Ust. M. Wildan Habibillah, S.Pd.I
c. "Seni Membaca Quran" oleh Ustadz iwan Nurfida, S.Pd.

2. Pembinaan spiritual, solat tahajud, dhuha, tilawah, dzikir pagi petang, dan sesi "Muhasabah* untuk menggugah kesadaran bertobat.

3. "Penguatan Metode Menghafal Quran" dengan pemateri disampaikan oleh Yayat Hidayat, S.S selaku Pembina Youth Alhidah Tajfidz (YATZ)".

4. Sharing Sesion Alumni", sesi motivasi khusus bersama Ustaz.Rizal Septiadi, alumni YATZ Angkatan pertama, juga dihadiri alumni angkatan 2023 Niswa Haliza Siti Salima.
Mereka membagikan pengalaman, keajaiban, dan manfaat menjadi penghafal Quran yang sangat menginspirasi peserta.

5. "Penguatan Karakter". Kegiatan "Outbound Islami" dan penilaian akhlak untuk melatih kekompakan, kepemimpinan, dan adab melalui olah raga sunan memaman.

Dalam sambutan pembukaan, Ema Amalia Hidayah, Kepala MA YPKM Al Hidayah mengatakan,
tahfidz camp di MA-Mts YPKM Al-Hidayah ini bukan kegiatan seremonial.

"Ini adalahbengkel hati, tempat kita ditempa ulang agar Istiqomah dan menanamkan cinta kepada Al-Quran. Semoga Allah menjadikan MA dan MTs YPKM Al-Hidayah melalui ekstrakurikuler Tahfidz YATZ dapat melahirkan para huffada dan pengamal Al-Quran," kata Ema Amalia.
Kita, kata

Ema Amalia, berharap kegiatan ini bisa rutin setiap tahun, bahkan lebih besar lagi. "Terima kasih kepada Ustadz Yayat Hidayat,S.S selaku pembina tahfidz beliau bukan hanya mengajar tapi sedang mencetak generasi Qurani," harapnya.

Sementara itu, Yayat Hidayat, wakil kepala bidang kesiswaan madrasah tersebut, sekaligus ketua panitia dan pembina tahfidz mengapresiasi kepada seluruh peserta, pembina, dan panitia.

"Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar. Kami berharap semangat ibadah dan muroja’ah selama 2 hari ini dapat terus dijaga di rumah. Tujuan kami jelas, melahirkan generasi yang tidak hanya hafal Qur’an, tapi juga berakhlak Qur’an dan menjadi kebanggaan orang tua, sekolah, serta umat," ujarnya.

"Kegiatan ini terselenggara atas dukungan penuh DKM Rohmatulloh, dewan guru dan wali peserta. Dengan berakhirnya Tahfidz Camp 2026, YATZ optimis akan semakin banyak lahirnya Hafidz dan Hafidzah yang siap menebarkan cahaya Al-Qur’an," pungkasnya.

Editor: Yayan Sofyan

Bagikan melalui
Berita Lainnya