Pesta Hiburan Pernikahan Wabup Garut dan Putra KDM Telan 3 Korban Jiwa, Terpaksa Dibatalkan

Foto : Istimewa
Seorang panitia tengah mengumumkan tentang pembatalan hiburan Jumat malam dalam Pesta Rakyat.
GARUT, KejakimpolNews.com - Pesta Rakyat dalam rangka memeriahkan hari pernikahan Maula Akbar putra Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, dengan Luthfianisa Putri Karlina, putri Kapolda Metro Jaya Irjen.Pol.Karyoto yang berakhir tragis dengan tewasnya 2 warga dan 1 anggota polisi, maka acara hiburan pun dibatalkan.
Pihak panitia mengumumkan dari atas panggung, terkait tragedi tewasnya tiga orang saat berdesak-desakan antre makanan di Alun Alun Garut dekat Babancong, memaksa panitia membatalkan seluruh rangkaian acara hiburan yang sedianya akan berlangsung Jumat (18/7/2025) sore hingga malam ini, dibatalkan.
"Untuk ikut berempati atas tragedi yang menimpa warga kita, maka acara hiburan untuk malam ini kita tunda untuk waktu yang belum ditentukan," ujar seorang panitia dari atas panggung yang tersedia yang tadinya untuk ajang hiburan.
Memang Jumat malam ini sedianya akan tampil menghibur warga Gariut sejumlah jenis hiburan di antaranya band dan penampuilan artis. Bahkan Sabtu malamnya akan ditutup dengan pergelaran wayang golek.
Namun karena tragedi tewasnya tiga orang, seorang di antaranya anggota polisi maka pesta hiburan rakyatpun ditunda untuk waktu yang belum ditentukan. Entahlah, apakah termasuk rencana pergelaran wayang golek Sabtu malam atau tidak.
Seperti diberitakan, dalam rangka memeriahkan pernikahan Wabup Garut dan Putra Gubernur KDM, diadakan berbagai kegiatan. Jumat siang ini diadakan stand gratis makanan produk UMKM dari beberapa kabupaten dan kota se Jawa Barat.
Saat itulah, Pesta Rakyat berubah jadi bencana, karena warga yang antre membeludak terjadilah desak-desakan membuat sejumlah orang terinjak, tergencet dan tertindih.
Akibatnya dua orang warga meninggalk dunia, seorang anggota Polri juga mengembuskan napas terakhrinya karena tak mampu menahan dersakan warga yang antre ingin makanan gratis.
Pesta rakyat berupa kuliner gratis ini berlangsung di area sekitar Pendopo dan Babancong Garut, mulai pukul 13.00 hingga 17.00 WIB. Warga umum dipersilakan mencicipi beragam hidangan otentik yang mewakili kekayaan kuliner dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Barat.
Hiburan dimulai pukul 17.00 WIB hingga malam hari, Alun-Alun Garut akan menjadi panggung hiburan rakyat. Berbagai pertunjukan disiapkan untuk menyemarakkan suasana perayaan pernikahan pasangan muda yang menjadi sorotan publik ini.
Sedangkan pesta kuliner yang didukung para pelaku UMKM dan pedagang kaki lima (PKL) dari wilayah perkotaan. Mereka membuka lapak di sepanjang Jalan Ahmad Yani (dari BJB hingga Apotek Sari), Jalan Pramuka, serta Jalan Dewi Sartika mulai pukul 19.00 WIB hingga selesai. Berbeda dengan sajian kuliner di Pendopo, dagangan para UMKM ini bersifat berbayar.
Berikut adalah daftar makanan khas dari 25 daerah di Jawa Barat yang bisa dinikmati secara gratis di Pesta Rakyat:
- Kabupaten Bandung Barat: Kupat tahu Padalarang, Nasi liwet bakar
- Kabupaten Sumedang: Tahu Sumedang & lontong
- Kota Bandung: Batagor, Mie kocok
- Kota Cimahi: Aneka dessert
- Kabupaten Tasikmalaya: Nasi TO
- Kabupaten Ciamis: Soto Iyun
- Pangandaran: Pindang gunung
- Kota Tasikmalaya: Lengko sapi, Lengko ayam, Kupat Tanjung
- Kota Banjar: Olahan ikan Bebeong, Raginang
- Kota Cirebon: Tahu gejrot, Empal gentong
- Kabupaten Kuningan: Hucap, Tahu ketan
- Kabupaten Majalengka: Ayam goreng nasi TO, Pedesan entog
- Kabupaten Indramayu: Ikan gomyang, Pedesan entog
- Kabupaten Cirebon: Nasi jamblang
- Kabupaten Sukabumi: Pepes ikan, Sirup pala
- Kabupaten Cianjur: Olahan kulit sapi, Cincau
- Kota Sukabumi: Toge tauco
- Kota Bogor: Sate maranggi, Ketan bakar, Roti unyil, Bolu talas Sangkuriang
- Kota Depok: Pecak ikan mas
- Kabupaten Subang: Nasi timbel
- Kabupaten Karawang: Pepes jambal, Pepes ayam
- Kabupaten Bekasi: Sayur gabus, Nasi uduk jengkol
- Kabupaten Garut (tuan rumah): Seblak dan kuliner khas lainnya.**
Kontributor: Asep Remaco
Editor: Maman Suparman