Gas Melon Meledak, 12 Kamar Kontrakan di Cileunyi Wetan Porak Poranda, 1 Orang Luka

Yayan Sofyan
Sebanyak 12 kamar kontrakan di Kampung Pasar Sore RT.01/RW.05, Desa Cileunyi Wetan, Kec.Cileunyi, Kab.Bandung porak poranda menyusul gas melon meledak.
CILEUNYI, KejakimpolNews.com - Sebanyak 12 kamar kontrakan di Kampung Pasar Sore RT.01/RW.05, Desa Cileunyi Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, rusak berat dan porak poranda, 1 orang luka menyusul ledakan keras, Sabtu (14/3/2026) malam.
Berdasarkan informasi dari sejumlah saksi mata dan kepolisian, peristiwa ledakan keras yang terjadi pukul 21.00 ini, diduga sumbernya dari tabung gas melon atau LPG 3 kg yang meledak.
Kades Cileunyi Wetan, Hari Haryono ketika dikonfirmasi mengatakan, peristiwa di Kampung Pasar Sore tersebut memang sempat mengagetkan warga sekitar.
"Peristiwanya sudah ditangani aparat terkait, tarmasuk BPBD Kabupaten tadi dan polisi tadi malam sudah mendatangi lokasi kejadian," kata Hari, Sabtu (15/3/2026).
Sementara itu, Kapolsek Cileunyi, AKP Anggy Prasetiyo ketika dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut.
"Ya, benar kejadian di lokasi kamar-kamar kontrakan di kampung rersebut yang sebelumnya diawali ledakan," kata Anggy.
"Sumber ledakan diduga dari gas tabung LPG 3 kg yang bocor dan meledak. Prosesnya masih dalam penyelidikan,"ujar Anggy.
Susanto Herman, Ketua RW 05 Kampung Pasar Sore, Desa Cileunyi membenarkan jika insiden tersebut diawali munculnya ledakan.
"Tidak tahu sumber ledakannya dari mana, apakah dari tabung gas melon atau dari sumber lainnya. Yang pasti, terkait ledakan tersebut, 12 kamar kontrakan terdampak," tutur Susanto.
Akibat kejadian tersebut, kata Susanto,12 kamar kontrakan milik Cucu yang dihuni 12 KK 30 jiwa ini rusak berat dan 1 luka.
"Korban luka bernama Indi Supriadi (25) akibat serpihan kaca. Korban yang sempat dibawa ke RS AMC Cileunyi alhamdulillah sudah pulang," tutur Susanto.
Menurut Susanto, kejadian tersebut sempat mengagetkan warga sekitar karena diawali suara ledakan keras.
"Akibat ledakan, selain 1 orang korban luka, 12 kamar kontrakan kaca-kacanya hancur, ada tembok yang roboh, pintu-pintu rusak dan pelapon ambrol,"pungkas Susanto.**
Editor: Yayan Sofyan