Kapolresta Bandung Ingatkan Pemudik. Waspadai Jalan Nagreg Licin Jika Turun Hujan

Foto: Dok/KejakimpolNews.com.
Salah satu truk terguling di Nagreg Kab.Bandung, karena jalan menurun dan licin .
BANDUNG, KejakimpolNews.com - Cuaca ekstrem belakangan ini patut diwaspadai para pemudik. Misalnya di jalur Nagreg Kabupaten Bandung, jika turun hujan permukaan jalannya menjadi licin dan membahayakan.
Untuk itu Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandung mengingatkan sekaligus mengimbau para pemudik dan masyarakat umum agar meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur Nagreg, Kabupaten Bandung.
Langkah ini diambil menyusul terjadinya cuaca ekstrem berupa hujan deras dan angin kencang yang melanda kawasan tersebut belakangan ini. Kondisi jalan yang licin, terutama di turunan Lingkar Nagreg, serta risiko pohon tumbang menjadi perhatian serius pihak kepolisian demi menjamin keselamatan para pengguna jalan.
Kapolresta Bandung, Kombes Pol. Aldi Subartono menyampaikan, intensitas hujan yang tinggi di kawasan Nagreg memerlukan respons cepat dari seluruh personel di lapangan.
Pihaknya mencatat adanya ranting pohon yang berjatuhan akibat tiupan angin kuat, sehingga masyarakat diminta untuk tidak memaksakan perjalanan jika kondisi cuaca tidak memungkinkan.
Polri berkomitmen untuk terus memantau situasi secara real-time guna meminimalisir potensi kecelakaan lalu lintas di titik-titik rawan tersebut.
Sebagai pusat komando utama, Polresta Bandung telah mendirikan Pos Terpadu di KM 36 Nagreg. Berbeda dengan tahun sebelumnya, penempatan pos utama di titik ini dinilai lebih efektif karena Nagreg merupakan jalur vital yang memerlukan pengawasan ekstra selama arus mudik dan balik.
Pos Terpadu ini tidak hanya berfungsi sebagai pusat pemantauan arus, tetapi juga dilengkapi dengan fasilitas pendukung yang lengkap, mulai dari tim medis, armada ambulans, hingga unit mobil derek yang siap bergerak sewaktu-waktu jika terjadi kendala pada kendaraan pemudik.
Selain di Nagreg, Polri juga menyebar sejumlah pos pengamanan di lokasi strategis lainnya untuk memastikan kelancaran arus. Mulai dari Gerbang Tol Cileunyi untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan, hingga kawasan Cimanggung dan Cikaledong Lingkar Nagreg.
Di titik-titik tersebut, personel kepolisian bersiaga melakukan pengaturan arus dan rekayasa lalu lintas guna mengatasi hambatan akibat kontur jalan yang menanjak maupun perpindahan moda transportasi masyarakat.
Dalam menjalankan tugas pengamanan ini, Polresta Bandung bersinergi dengan personel TNI serta instansi terkait lainnya. Kapolresta Bandung menegaskan bahwa seluruh personel dan sarana prasarana yang disiagakan di pos-pos pengamanan bertujuan agar petugas bisa langsung terjun ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan secara cepat dan tepat.
Upaya maksimal ini dilakukan Polri untuk memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman, lancar, dan selamat sampai ke tujuan meskipun di tengah tantangan cuaca yang tidak menentu.**
Editor: Yayan Sofyan