Diduga Serangan Jantung, Supir Truk Tewas Usai Kendaraannya Tabrak Dua Minibus di Jln.Terusan Buahbatu Bandung

Foto: Satlantas Polrestabes Bandung
Tabrakan beruntun melibatkan truk dan duia minibus di Jalan Terusan Buahbatu No. 155, Kecamatan Bandung Kidul, Kota Bandung, Kamis (25/6).
BANDUNG, KejakimpolNews.com - Tabrakan beruntun melibatkan tiga kendaraan menyebabkan seorang korban mengembuskan napas terakhirnya di Jalan Terusan Buahbatu No. 155, Kecamatan Bandung Kidul, Kota Bandung, Kamis (25/6).
Menurut saksi mata dan juga Petugas Polantas Polrestabnes Bandung di tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan maut ini melibatkan tiga kendaraan berlangsung sekira pukul 13.00 WIB. Ketiganya sebuah truk dan dua minibus. Sopir truk dilaporkan meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.
Saksi matra dalam keterangan kepada Satlantas Polrestabes Bandung menuturkan, saat itu truk melaju dari arah utara ke selatan di Jalan Terusan Buahbatu. Sedangkan dua minibus lainnya melaju dari arah berlawanan, yakni dari selatan ke utara.
Kanit Gakkum Polrestabes Bandung, AKP Fiekry Adi Perdana mengungkapkan, kecelakaan diduga bermula saat sopir truk kehilangan kesadaran ketika kendaraan melaju di lokasi kejadian. Akibatnya, truk oleng ke kanan dan masuk ke jalur berlawanan.
“Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan saksi, kendaraan truk yang melaju dari arah utara ke selatan diduga hilang kendali setelah pengemudinya tidak sadarkan diri. Kendaraan kemudian oleng ke kanan, masuk ke jalur berlawanan, lalu menabrak dua minibus sebelum akhirnya menghantam bangunan toko,” kata Fiekry.
Setelah menabrak toko, truk berhenti, dan ternyata sopirnya telah meregang nyawa. Diduga, sopir truk berinisial DS (41) meninggal dunia itu mendapat serangan jantung saar mengemudi hingga ia tak kuasa mengendalikan kendaraannya.
Saat itu juga polantar turun tangan, jasad korban kemudian dievakuasi ke Instalasi Forensik Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung untuk penanganan lebih lanjut.
Selain menewaskan sopir truk, kecelakaan ini juga menyebabkan kerusakan pada ketiga kendaraan yang terlibat serta bangunan toko. Kerugian materi akibat insiden tersebut ditaksir mencapai sekitar Rp20 juta.
Fiekry menambahkan, dari hasil penyelidikan sementara, korban diduga mengalami serangan jantung saat mengemudikan truk.**
Editor: Sonni Hadi