Pentago Coffe Roastery Terbakar Hebat Saat Ditinggal Salat Duhur

Foto: Whyr
Perabotan dan properti milik Kafe Pentago Coffe Roastery Terbakar Hebat.
KUNINGAN, KejakimpolNews.com -- Bangunan Pentago Coffe Roastery tempat usaha kopi milik
Kari Bin Asiban (53) di Dusun Jagaguna RT. 06 RW 01 Desa Cibeureum Kecamatan Cilimus, Kuningan, terbakar hebat disiang hari bolong, Senin (20/7/2026) pukul 12.09 WIB.
Menurut keterangan Pemilik Kari Bin Asiban (53), siang sekitar pukul 12.00 WIB pihaknya sedang mengoperasikan 2 mesin roasting kopi. Sambil menunggu mesin panas saya bersama istri pergi ke mesjid untuk solat Zuhur.
"Selepas salat istri saya pulang duluan ke rumah yang lokasinya tidak jauh dari masjid. Siang itu tidak ada orang yang berada di Coffee Roastery. Semua pintu keluarpun tertutup," terangnya.
"Ketika saya pulang dari mesjid terlihat kepulan asap pekat membumbung di atas bangunan. Saking paniknya lalu meminta bantuan warga setempat untuk memadamkan api dengan alat seadanya," kata Kari.
Kobaran api sulit dipadamkam bahkan semakin membesar tertiup angin. Api membakar peralatan-peralatan yang ada didalam ruang bangunan, papar dia.
Pihak UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kuningan, atas laporan Kades Cibereum Eka Rismaya langsung menerjunkan petugas piket ke lokasi.
Proses pemadaman mendapat bantuan supply air dari Bagirang Water sebanyak 60.000 liter dan dalam waktu ± 50 menit pada pukul 13.40 WIB.
Tindakan pemadaman kata Kepala UPT Damjar Andri Arga Kusumah, pemadaman dibantu oleh, Babinsa, Anggota Polsek, Satpol PP BKO Cilimus, 5 Petugas PLN, aparat kecamatan dan warga setempat.
Berdasarkan pameriksaan, Penyebab kebakaran diduga dari pengoperasian mesin roasting kopi. Namun dikabarkan tidak ada korban jiwa. Akibat kebakaran tersebut, Kari B Asiban
menderita kerugian materi total senilai Rp 387,4 juta.
Kerugian antara lain bangunan 130 m² : Rp195.juta, kopi utuh 1,5 ton (70rb/kg): Rp105.juta, 2 mesin roasting: Rp60 juta, 2 tabung gas LPG 3 Kg Rp.300.000, 1 unit TV 42 inci Rp1,5 juta, 1 Showcash : Rp.600 ribu, dan uang tunai terbakar Rp25 juta.**
Author: WHJR
Editor: Maman Suparman
