Bukan Persija, Peralta Memilih Berlabuh ke Persib Bandung

  • Gaiskha
  • Minggu, 19 Juli 2026 | 20:37 WIB
foto

Gaiskha

Mariano Peralta resmi milik Persib Bandung dan telah dimumkan di Saung Angklung Udjo Jalan Padasuka Bandung.

BANDUNG, KejakimpolNews.com -- Lama dipergunjingkan apakah gabung Persija atau Persib Bandung, akhirnya Mariano Peralta resmi berlabuh di markas Persib Bandung. Kepastian menjadi anak Maung Bandung ini resmi diumumkan kepada publik di Saung Angklung Udjo Minggu (19/7/2026).

Peralta mantan penyerang Borneo FC ini memang diperlukan Persib untuk mengarungi musim kompetisi 2026/2027. Ia secara resmi diperkenalkan oleh manajemen Maung Bandung di Saung Angklung Udjo walaupun hanya ditandai dengan jersej biru yang telah diberi nama punggungnya Peralta sekalipun tanpa kehadian yang bersangkutan.

Rupanya Persib telah menyelesaikan semua administrasi termasuk transfer Mariano Peralta dari Borneo FC. Dengan demikian Mariano Peralta menjadi rekrutan terbaru. Pemain asal Argentina itu langsung dikontrak Maung Bandung untuk dua musim dan akan berseragam Persib hingga 2028.

Pengenalan ditandai dengan pembukaan selubung berkain biru, dan tampak jajaran manajemen Persib termasuk Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat di antaranya Kuswara Taryono dan sang manajer Umuh Muhtar, bersama-sama membuka selubung dan muncullah jersey biru bernama Peralta.

Pembukaan ini disambut tepujk tangan hadirin yang memenuhi halaman Saung Anglkung Udsjo di Jalan Padasuka Bandung, begitu terbaca nama Peralta langsung disoraki, "Peralta! Peralta! Peralta!".

CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan, mengungkapkan manajeman memilit Peralta karena tim pelatih Persib membutuhkan pemain dengan karakter menyerang yang memiliki mobilitas tinggi, kecepatan, serta kemampuan mencetak gol maupun menciptakan peluang.

Karakter ini ada pada sosok Peralta, dia kata Adhitua memang memiliki mobilitas tinggi, kecepatan, serta mampu mengonversi peluang menjadi gol secara efektif. Dan ini sesuai dengan kebutuhan tim.

Menurut Adhitia, Persib ingin membangun skuad yang tidak hanya kuat dari sisi kualitas pemain, tetapi juga memiliki kedalaman tim untuk menghadapi padatnya jadwal pertandingan. Pihaknya optimistis Mariano Peralta nantinya menjadi bagian penting dalam perjalanan tim selama dua musim ke depan.

Selama ini Mariano Peralta cukuo bersinar di Borneo FC, ia menjadi pemain sentral yang mampu membawa Borneo FC menjadi runner up Super League dengan mengemas 20 gol dan 14 assist. Kecepatan dan kelincahan serta fleksibilitas dalam menjalankan berbagai peran di lini depan begitu piawai.

Saat ini usianya masih muda yakni 28 tahun. Peralta lahir di Buenos Aires, Argentina, 20 Februari 1998 dengan tinggi badan 1,78 meter. Posisi utamanya adalah penyerang sayap kanan, tetapi ia juga mampu bermain sebagai penyerang lubang atau second striker.

Sebelum ke Persib, Peralta mengawali karirnya dari akademi salah satu klub terbesar Argentina, San Lorenzo, selanjutnya anggota skuad utama San Lorenzo pada 2020 ytang merupakan klub kasta tertinggi Argentina.

Selanjutnya Peralta menjalani masa peminjaman ke sejumlah klub Argentina. Pengalaman tersebut membuatnya semakin matang. Langkah berikutnya Peralta berpetualang di Liga Uruguay bersama CA Cerro pada musim 2023-2024.

Usai di Uruguay ia terbang ke Asia dan bergabung bersama Borneo FC Samarinda pada musim 2024-2025. Disini ia menemukan jati dirinya dan bersinar bersama Borneo FC. Dia menjadi top skor Borneo FC dan membawanya menjadi runner up.

Nama Peralta langsung menjadi sorotan, habis kompetisi banyak yang memburunya. Bahkan Persija Jakarta jauh-jauh hari pelatuh Shin Tae-yong bahkan telah menyebutkan Peralta akan gabung Macan Kemayoran . Trtapi ternyata, akhirnya Peralta berlkabuih di kandabng Maung Bandung.

Kini dalam usia 28 tahun. Peralta berada dalam fase terbaik dalam kariernya. Perpaduan pengalaman bermain di Argentina, Uruguay, dan Indonesia diharapkan dia akan tampilsemain matang di Persib Bandung. Apalagi Maung Bandung akan menghadapi kompetisi berlipat, sleian di Super League Indoneia, juga di antar klub ASEAN dan juga ACL Two 2026/2027.**

Author: Gaiskha
Editor: Maman Suparman

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Persib Berlatih Dahulu Sebelum Hadapi FC Seoul di Korea Selatan
Untung Ada Peralta, Gol Tunggalnya Antar Persib Lolos ke Babak Berikutnya di ACL Two 2026/2027
Anggap Enteng Lawan, FC Seoul Dipermalukan Persib 0-1
Ikhwan Ali Tanamal, Sambut Debut Resmi Bersama Persib di Kompetisi Asia
Bobotoh Dukung Persib "Edankeun di Asia" Lewat Nobar Biru