Handi, Asal Bandung Tewas Diduga Korban Penyekapan dan Penganiayaan di Sumedang

Yayan Sofyan
TKP dimana korban Handi diduga disekap dan dianiaya di Alam Sari Sumedang hingga tewas
SUMEDANG, KejakimpolNews.com -- Handi (45), seorang pria asal Bandung tewas diduga menjadi korban penyekapan dan penganiayaan di kawasan Bundaran Alam Sari, Kelurahan Kota Kaler, Kecamatan Sumedang Utara.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Handi ditemukan dalam kondisi luka-luka dan sempat mendapat perawatan di RSUD Umar Wirahadikusumah Sumedang. Namun, nyawanya tak tertolong dan korban dinyatakan meninggal dunia pada Sabtu (8/8) sekitar pukul 04.00 WIB.
Keluarga menyebut korban diduga mengalami penyekapan dengan tangan dan kaki terikat sebelum akhirnya ditemukan. Sejumlah luka juga terlihat pada tubuh korban.
Handi yang diduga korban penyekapan dan penganiayaan oleh sejumlah orang ini di sebuah rumah di Jalan Dano RT 003/010, Kelurahan Kotakaler, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Sumedang AKP Tanwin Nopiansah membenarkan adanya peristiwa tersebut. Pihaknya hingga saat ini masih melakukan proses penyelidikan untuk mengungkap motif di balik kejadian tersebut.
"Benar ada kejadian dugaan penyekapan dan penganiayaan. Kita sudah menerima laporan dan telah melakukan penyelidikan," kata Tanwin, Senin (10/8/2026).
Menurut Tanwin, dari hasil pengecekan di lokasi tempat kejadian perkara (TKP), korban ditemukan dalam keadaan kaki terikat kawat serta kedua tangan yang sudah terikat tali. Tak hanya itu, kata Tanwin, di wajah hingga bagian tubuh lainnya ditemukan juga luka lebam.
Berdasarkan cek TKP awal, sambung Tanwin, ditemukan seorang laki-laki dalam keadaan kaki yang terikat dengan kawat dan ditemukan tali di kedua di pergelangan tangan.
"Selain itu, korban mengalami luka lebam di bagian wajah, pergelangan tangan dan kaki. Bahkan ada luka lebam di bagian tubuh lainnya," katanya.
Korban sempat dilarikan ke RSUD Umar Wirahadikusumah Sumedang, namun nyawanya tak dapat tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.
Jasad korban sudah dimakamkan di TPU Cipadung, Kelurahan Kotakaler, Sumedang yang sebelumnya dilakukan autopsi di Rumah Sakit Sartika Asih Bandung.**
Editor: Yayan Sofyan