Pengaruh Miras, Mahasiswa Pelaku Tabrak Lari Hingga Aiptu Asep Suhara Meninggal Akhirnya Diamankan

Foto : Istimewa
Istri almarhum Aiptu Asep Suhara dan 2 anaknya
BANDUNG, KejakimpolNews.com -- Pelaku tabrak lari terhadap Aiptu Asep Suhara, anggota Polrestabes Bandung hingga meninggal dunia akhirnya berhasil ditangkap polisi.
Pelaku tabrak lari yang berhasil diamankan merupakan seorang mahasiswa STT Mandala asal Palu, Sulawesi Tengah. Ia diduga pelaku karena dialah yang mengemudikan mobil dalam keadaan mabuk karena terpengaruh minuman keras (miras) yang diminum sebelumnya.
Peristiwa tragis yang menimpa Aiptu Asep Suhara, Kasubnit Sabhara Polrestabes Bandung ini meninggal dunia setelah menjadi korban kecelakaan lalu lintas di Jalan Jawa, tepatnya di depan SD Merdeka, Kota Bandung, Minggu (9/8/2026) dini hari.
Aiptu Asep diduga menjadi korban tabrak lari setelah sepeda motor yang dikendarainya dihantam sebuah mobil berpelat nomor D dari arah belakang. Korban diketahui baru menyelesaikan tugas patroli skala besar di wilayah Bandung sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi.
Benturan keras membuat tubuh korban terseret hingga puluhan meter dari titik awal kecelakaan. Berdasarkan keterangan salah seorang kerabat almarhum yang dikutip dari kanal YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL, korban sempat terdorong sekitar delapan meter akibat benturan pertama dan kemudian terseret hingga sekitar 30 meter.
Dihantam jaraknya 8 meter ke depan saat tabrakan pertama, langsung diseret juga sampai ke 30 meter,” ungkap kerabat almarhum.
Sementara itu, sejumlah informasi lain menyebut korban bahkan terseret hingga sekitar 50 meter. Namun, angka tersebut masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut kepada pihak kepolisian.
Akibat kecelakaan tersebut, Aiptu Asep mengalami luka parah, terutama pada bagian kepala dan pelipis. Nyawanya tidak dapat diselamatkan.
Setelah kejadian, pengemudi mobil sempat meninggalkan lokasi. Polisi kemudian melakukan penyelidikan hingga berhasil mengamankan pelaku. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pelaku mengakui mengonsumsi minuman keras tradisional jenis moke sebelum mengemudikan kendaraan.
Saat kecelakaan terjadi, mobil tersebut diketahui berisi empat orang, terdiri dari dua laki-laki dan dua perempuan.
Pelaku diduga sempat melarikan diri setelah kecelakaan. Polisi akhirnya berhasil mengungkap keberadaannya setelah pemilik mobil menanyakan kondisi kendaraan yang mengalami kerusakan setelah dipinjam oleh pelaku.
Kasus kecelakaan tersebut kini ditangani pihak kepolisian. Penyidik masih melakukan pemeriksaan untuk mengungkap secara lengkap kronologi kecelakaan, termasuk kondisi pengemudi sebelum kejadian serta proses hukum terhadap pelaku.
Kepergian Aiptu Asep Suhara meninggalkan duka bagi keluarga dan jajaran Polrestabes Bandung. Almarhum dikenal sebagai personel yang tengah menjalankan tugas sebelum menjadi korban kecelakaan maut tersebut.**
Editor: Yayan Sofyan