Jembatan Merah Putih di Rancabali, Akses Sekolah dan Ekonomi Warga Kini Lebih Mudah

Foto: One
Pembangunan Jembatan Merah Putih di Desa Indragiri, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, membawa perubahan bagi aktivitas warga di Kampung Sinumbra dan Kanaan.
BANDUNG, KejakimpolNews.com – Pembangunan Jembatan Merah Putih di Desa Indragiri, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, membawa perubahan bagi aktivitas warga di Kampung Sinumbra dan Kanaan.
Jembatan sepanjang hampir 100 meter yang dibangun Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif) TNI AD itu menghubungkan kedua wilayah yang sebelumnya harus ditempuh warga dengan memutar melalui jalur yang cukup jauh. Jembatan tersebut merupakan bantuan Presiden Prabowo Subianto dan dibangun sekitar dua bulan.
Komandan Pussenif TNI AD Letjen TNI Iwan Setiawan mengatakan, pembangunan jembatan ditujukan untuk memangkas jarak sekaligus memperlancar aktivitas ekonomi, pendidikan, dan mobilitas masyarakat.
“Tujuan pembangunan jembatan ini pertama mempersingkat jarak masyarakat yang sebelumnya harus melingkar jauh. Kedua memperlancar perekonomian, dan ketiga membantu masyarakat termasuk anak-anak sekolah agar perjalanan lebih singkat serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada orang tua,” ujar Iwan.
Manfaat tersebut paling dirasakan anak-anak sekolah yang setiap hari harus menuju SDN Kanaan.
Salah seorang siswi, Yuni, mengaku senang karena perjalanan ke sekolah kini menjadi lebih dekat. Sebelumnya, ia bersama teman-temannya harus berjalan kaki memutar cukup jauh.
“Biasanya harus memutar cukup jauh berjalan kaki. Sekarang nggak jauh. Walaupun pertamanya sedikit rada takut, terima kasih Pak Presiden, kami senang sekolah jadi dekat,” ujar Yuni.
Bagi Yuni dan anak-anak lainnya, keberadaan jembatan bukan sekadar infrastruktur baru, tetapi juga membuat perjalanan menuju sekolah menjadi lebih cepat dan tidak lagi harus menempuh jalur memutar.
Guru SDN Kanaan, Imas Wati, juga menyampaikan hal serupa. Menurutnya, waktu perjalanan menuju sekolah kini jauh lebih singkat.
“Terima kasih, jadi kami ke sekolah sekarang waktunya lebih singkat. Biasanya jalan harus memutar. Terima kasih Pak Presiden, sangat bermanfaat bagi kami,” kata Imas.
Letjen Iwan Setiawan berharap masyarakat dapat menjaga dan merawat jembatan tersebut agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang. Ia juga menyebut akses jalan menuju jembatan akan terus diperbaiki dan sebagian akan dicor sehingga semakin nyaman dilalui, termasuk kendaraan roda dua.
Selain jembatan, Pussenif AD turut mendukung sejumlah program bantuan pemerintah, antara lain penyediaan air bersih, renovasi sekolah rusak, perbaikan rumah tidak layak huni hingga tempat ibadah.
Dengan hadirnya Jembatan Merah Putih, jarak yang sebelumnya menjadi kendala kini berubah menjadi akses yang lebih cepat. Bagi warga, terutama anak-anak sekolah seperti Yuni, jembatan tersebut menjadi penghubung sederhana yang memberikan dampak besar dalam kehidupan sehari-hari.**
Author: One
Editor: Maman Suparman
