Jasad di Perairan Enggano Ternyata ABK Surakman Pengangkut 5 Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau

foto

Foto : Istimewa

Inilah foto terakhir 3 kru kapal Arupadatu1 dan 5 wartawan yang diunggah di medsos sebelum mereka dinyatakan hilang.

BANTEN, KejakimpolNews.com --Jasad pria tanpa identitas yang ditemukan di perairan Pulau Enggano, Bengkulu,  ternyata salah satu korban dari delapan orang yang berada di kapal Arupadatu 1 saat meliput erupsi Gunung Anak Krakarau beberapa waktu lalu.

Hal ini setelah dilakukan pencocokan DNA dan jasad tersebut diketahui bernama Surakman atau Sukarman (60), salah satu anggota kru kapal yang merupakan warga Carita, Pandeglang.

“ini berdasarkan hasil DNA dan ada persamaan dengan korban ABK, Sukarman,” ujar sumber dari kepolisian yang tidak ingin disebutkan namanya, Rabu (22/9/2026).

Menurutnya, jasadnya hingga kini masih berada di Bengkulu dan rencananya akan diambil oleh Polairud. Jasadnya masih di Bengkulu, rencana akan diambil Polair,” ungkapnya.

Surakman (60) merupakan ABK kapal Arupadatu 1 yang mengantar lima wartawan untuk meliput erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda pada Senin (7/9/2026) lalu.

Namun Surakman hilang kontak. Surakman ternyata dikenal bersahabat dengan laut puluhan tahun. Ia telah menjadi nelayan sejak duduk di bangku SD. Sebagai kru kapal Arupadatu 1, ia juga telah ratusan kali berlayar menuju Gunung Anak Krakatau maupun Ujung Kulon.

Diketahui, lima wartawan dan 3 kru kapal dilaporkan hilang kontak saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Senin (7/9/2026).

Kelima wartawan tersebut yakni M. Bagus Khoirunnas (LKBN Antara), Ari Basuki (Merdeka.com), Yudistiro Pranoto (iNews), Firdaus Wajidi/Firman Daus (Anadolu Agency) dan Donal Husni (Jurnalis Lepas/Freelance). Sementara 3 Kru Kapal yang juga hilang Warta/ Surahman (Kapten/Nakhoda), Sukarman (Anak Buah Kapal/ABK) dan Heriyanto/ Herianto (Pemandu).**

Editor: Yayan Sofyan 

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Folgers Coffee dari Amerika Serikat Bakti Sosial dengan Santuni Dhuafa Lansia dan Yatim Piatu
Perempuan WNA Belanda Ditemukan Tak Bernyawa di Dalam Bathtub Hotel Grand Preanger Bandung
Setelah Gunung Ciremai, Giliran 5 Hektare Lahan Gunung Puncak Manik Hangus Terbakar
Gas 3 Kg Meledak, Satu Rumah Terbakar Hebat di Dayeuhkolot, Tiga Orang Luka Bakar
Lahan di Ciumbuleuit Terbakar Hebat, 19 Warga Terkena ISPA, Sekolah dan RS Salamun Terpapar Asap