Warga Antapani dan Kircon Sesalkan Internet Terputus Gegara Pemotongan Kabel Udara

foto

Yayan Sofyan

Beberapa petugas memotong kabel udara telekomunikasi untuk selanjutnya akan ditanam dui bawah tanah.

BANDUNG, KejakimpolNews.com -- Upaya Pemkot Bandung untuk menertibkan kabel udara telekomunikasi (wifi) berdampak pada terganggunya aktivitas warga di kawasan Antapani dan Kiaracondong.

Pemotongan kabel udara ini sebagai bentuk penertiban yang dilakukan Pemkot Bandung dengan beberapa provider. Kabel udara nantinya akan ditranah di bawah tanah untuk ketertiban, kenyamanan dan, estetika kota.

Tapi banyak warga yang belum tahu informasinya, mereka curhat dan mengeluh karena jaringan internetnya mati total sejak pelaksanaan pemotongan kabel. Pemotongan kabel udata yang dimulai Selasa (7/10/2026) hingga Jumat (9/10/2026) belum pulih.

Berdasarkan Surat Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung Nomor S/KL.05.01.1933-DISKOMINFO/IX/2026, jadwal penertiban Rabu (7/10/2026) berlokasi di Jalan Terusan Jakarta (batas Jl. Kuningan – Jl. Ibrahim Adjie).

Namun, pelaksanaan pemotongan tersebut memicu keluhan masyarakat akibat terputusnya koneksi secara tiba-tiba.

Keluhan warga pun marak disuarakan di media sosial, terutama warga di Jalan Babakansari I, Kelurahan Babakansari, Kecamatan Kiaracondong, termasuk di RW 06.

Sebagian besar warga menilai tindakan pemotongan kabel di lapangan dilakukan tanpa adanya pemberitahuan atau sosialisasi yang memadai sebelumnya.

"Ini fakta, di Antapani Bandung kabel pada dipotong tak ada sosialisasinya, internet jelek alias eror. Parah, sampai kapan ini," keluh salah satu warganet di platform Threads.

Warga lainnya mengungkapkan bahwa kelumpuhan jaringan ini terjadi pada hampir seluruh penyedia jasa (provider) dan telah berlangsung hingga dua hari. Dampaknya, warga yang harus bekerja kesulitan mendapatkan akses internet.

"Sejak Selasa (6/10/2026) hingga saat ini internet bleng alias mati. Seharusnya ada pemberitahuan atau sosialisasi karena ini mengganggu aktivitas (pekerjaan), " keluh Ny. Iis Rohaeti (62) warga RW 06, Kelurahan Babakansari, Kecamatan Kiaracondong, Jumat (9/10/2026).

Hal senada dilontarkan Dika (45) warga RW 06, Kelurahan Babakansari, Kiaracondong, tetangga Ny. Iis. "Internet mati sudah 4 hari jelas mengganggu pekerjaan. Sampai kapan ini, internet hingga saat ini masih mati," tutur Dika.

Kondisi ini dirasakan bertambah oleh sebagian warga karena munculnya gangguan lanjutan. Menurut laporan unggahan akun Instagram @infoantapani, warga di wilayah Antapani Wetan, Bunisari, hingga Tanjungsari harus menghadapi pemadaman listrik setelah internet mereka mati sejak siang hari.

"Sedih banget warga Antapani Wetan, Bunisari sama Tanjungsari, udah internet mati dari siang sekarang listrik yang mati, doublekill," tulis akun tersebut berisi keluhan warga.

Sebelumnya, Diskominfo Kota Bandung dalam surat resminya telah mengimbau para operator telekomunikasi agar segera merampungkan penyambungan layanan ke pelanggan sebelum aksi penertiban jadwal Oktober dijalankan.

Pemkot Bandung menegaskan bahwa seluruh sisa kabel dan tiang pascapenertiban merupakan tanggung jawab operator.

Material yang belum diangkut dipindahkan ke tempat penampungan sementara dan terancam dimusnahkan apabila tidak diambil dalam jangka waktu tertentu.**

Editor: Yayan Sofyan

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Hari ini, Super Air Jet Resmi Layani Penerbangan Medan dan Denpasar dari Bandara Husein Sastranegara
Dinkes Kota Bandung Luncurkan 'Si Geulis' Demi Perkuat Tata Kelola Obat Berbasis Data
Jelang Musim Hujan Pemkot Bandung Bersihkan Sampah di Sungai dan Saluran Air
Target Pemkot Bandung 435.416 KK Terdaftar Digitalisasi Perlindungan Sosial
Jelang Hari Jadi Kota Bandung, Pemda dan Warga Kompak Beberesih di 30 Kecamatan dan 151 Kelurahan