Juru Parkir di Gedung Geologi Jalan Surapati Tewas Di Tangan Pengamen Gegara Ditantang Duel

foto

Ilustrasi

Ilustrasi duel yang berakhir dengan kematian.

BANDUNG, KejakaimpolNews.com -- Bersitegang padahal persoalan sepela dan mengajak duel,  A (37) meladeni tantangan R (40) yang dikenal sebagai juru parkir disekitar Gedung Geologi Jalan Surapati Bandung. Namun A bukan melaean dengan tangan kosong melainkan mengambil batu, dengan batu itulah kepala R dihantam dua kali setelah tak berdaya lalu diinjak.

Duel yang berlangsung Selasa (7/7/2026) malam sekitar ppukul 22.00 WIB itu menyebabkan R sang juru parkir itu meregang nyawa dan ditemukan warga sekitar, polisi dihubungi dan mendapatkan R sudah tak bernyawa dengan luka di kepala.

Saat itu juga polisi yang  meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP) mencari pelakunya. Atas petunjuk warga, polisi berhasil menangkap A yang sehari-hari dikenal sebagai pengamen.

A mengakui terus terang, ia berbuat nekat karena dfitantang oleh korban. Malam itu juga A segera dfioamankan diu Satreskrim  Polrestabes Bandung, sedangkan jasad R dikirim ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung untuk divisum
 
Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Anton kepafa wartawan Rabu (8/7/2026) mengatakan, kasus tersebut terungkap ketika ada laporan masuk kepada petugas layanan 110. Dalam informasi yang disampaikan katanya ada seorang pria tergeletak di tepi jalan di Jalan Surapati, dekat Gedung Geologi dalam kondisi meninggal dunia.

"Ternyata benar, dan korban berinisial R, usia 40 tahun, dengan pekerjaan sebagai juru parkir," kata Kasatreskrim.

Setelah menerima laporan, jajaran Polrestabes Bandung, terdiri atas petugas SPKT, Satreskrim, Intelkam, Tim Prabu, dan Polsek Cibeunying Kaler, langsung menuju lokasi kejadian.

Di lokasi, pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan diketahui telah terjadi dugaan tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia dan atau pembunuhan..

Setelah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), tutur Kasatreskrim, petugas langsung melakukan investigasi dan penyelidikan mendalam. Tiga jam kemudian pelaku berinisial A  berhasil diamankan.

Editor: Sonni Hadi

Bagikan melalui
Berita Lainnya