Tim Prabu Polrestabes Bandung Amankan 5 Anggota Geng Motor Bersenjata Tajam di Sekitar GOR Saparua

Foto: Polrestabes Bandung.
Tim Perintis Presisi bersama Tim Prabu 1 berhasil mengamankan 6 pemuda membawa senjata tajam di seputar lapangan Saparua.
BANDUNG, KejakimpolNews.com – Polrestabes Bandung semakin gencar melakukan patroli di jalan-jalan yang dianggap rawan kejahatan, terutama sejak banyaknya kejahatan jalanan seperti begal motor dan tawuran berandalan bermotor atau geng motor.
Seperti dilakukan Rabu 22 Juli 2026 hingga Kamis 23 Juli 2026 dini hari, Tim Prabu Polrerstabes bandung berhasil mengamankan enam pemuda yang diduga tergabung berasal dari kelompok berandalan atau geng motor yang diduga akan beraksi, selain itu sejumlah senjata tajam disita dalam patroli tersebut.
Sealin tiga bilah senjata tajam, polisi dari Tim Prabu juga mengamankan satu klip yang diduga berisi obat-obatan terlarang. Seluruh barang bukti diamankan setelah polisi melakukan pemeriksaan terhadap para pemuda yang terjaring patroli di kawasan Lapangan GOR Saparua Kota Bandung.
Kabagops Polrestabes Bandung AKBP Asep Saepudin, mewakili Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Dedi Supriyadi, mengatakan kepada wartawan, patroli rutin tersebut merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi aksi kriminalitas jalanan sekaligus menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang tetap kondusif.
Asep menambahkan, pihaknya akan bertindak tegas terhadap mereka yang mencoba membuat keresahan dan keonaran di wliayahnya, apalagi jika kedapatan membawa senjata tajam maupun melakukan aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan masyarakat.
Asep berjanji, pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi kelompok yang membawa senjata tajam dan berpotensi mengganggu keamanan masyarakat. Setiap pelanggaran hukum akan kami tindak secara profesional sesuai ketentuan yang berlaku,
Untuk menganitisipasi kejahatan jalanan tambah Asep, Polrerstabes Bandunh telah menerjunkan patroli Tim Perintis Presisi bersama Tim Prabu 1 akan terus digelar secara berkelanjutan, terutama pada malam hingga dini hari yang dinilai sebagai waktu rawan terjadinya tindak kejahatan jalanan.
Untuk itu. Polrestabes Bandung mengajak masyarakat berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dengan segera melaporkan setiap aktivitas yang mencurigakan kepada kepolisian agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat.
"Patroli akan terus kami optimalkan untuk mencegah potensi gangguan keamanan. Kami juga mengajak masyarakat untuk segera melapor apabila mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan agar dapat segera ditindaklanjuti," ujarnya.
Saat ini, keenam pemuda tersebut masih menjalani pemeriksaan di Polrestabes Bandung. Polisi juga mendalami asal-usul kepemilikan tiga senjata tajam yang disita serta melakukan uji laboratorium terhadap klip yang diduga berisi obat-obatan terlarang guna memastikan kandungannya.**
Editor: Sonni Hadi
