Viral di Medsos Siswi MTs di Garut Dikeroyok Sekelompok Gadis Remaja Lainnya, Polres Turun Tangan

Foto: Tangkapan layar/Netizen.
Inilah beberapa adegan poerundungan terhadap seiorang siswi berseragam dan berjilbab oleh sekelompok gadis remaja lainnya diu Garut.
GARUT, KejakimpolNews.com -- Beredar postintgan di media sosial antara lain di FaceBook, seorang gadis remaja siswi di Garut diduga menjadi korban perundungan. Dia dikeroyokan ditampar dan dicaci maki dengan kata-kata.
Korban yang masih mengenakan seragam sekolah dan berjilbab ini, jadi sasaran kemarahan dan pemukuluan lebih dari dua orang gadis remaja lainnya yang tidak mengenakan seragam.
Tampak dalam video, korban tak berkutik, dan dugaan sementara dilihat dari bahasa (Sunda) yang digunakannya, pelaku dan korban sudah pada mengenal dan mereka diduga siswi dari sekolah yang sama.
Hingga Rabu (9/9/2026) korban yang seorang siswi ini video perundungannya masih beredar di media sosial. Video itu merekam aksi dugaan pengeroyokan tersebut. Dalam video berdurasi 53 detik itu, terlihat korban yang mengenakan seragam sekolah dan berjilbab yang menjadi korbannya. Dia terlihat beberapa kali ditampar hingga dipukul oleh para pelaku yang berbeda.
Korban yang menenakan seragam putih-biru itu kemudian tampak menangis, namun pelaku tak memedulikannya. Mereka pelaku selain menghajar korban dengan dengan kekerasan fisik, juga mencaci maki.
Berdasarkan keterangan, diduga kejadian tersebut berlangsung di Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut. Siswi yang menjadi korban diketahui berinisial N, berasal dari salah satu Madrasah Tsanawiyah (MTs) di wilayah tersebut.
Polisi dari Polres Garut kabarnya langsung turun tangan sepertri dikatakan Kasi Humas Polres Garut Ipda Susilo Adi, kepada wartawan ia membenarkan kejadian tersebut. Adi menegaskan, kasus ini tengah ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Garut.
Adi juga mengungkap, korban sudah membuat laporan di Polres Garut. Kini penyidik masih melakukan penyelidikan.
Dikatakan, semua identitas para terduga pelaku sudah diketahui dan saat ini pihaknya akan segera mengambil tindakan dengan pemanggilan dan pengamanan. Sedangkan untuk korban, karena maish di bawah umur saat ini didampingi petugas khusus.
Adi belum menyebut motif mereka melakukan perundungan. Hal ini karena penyidik maiosh melakukan pendalaman dan akan segera memeriksa para terduga pelaku untuk mengetahui kejelasan dari kejadian tersebut.**
Author: Enjang Sb
Editor: Maman Suparman