Begal Sial, Usai Jambret HP, Riz Kabur Namun Motornya Tabrak Angkot Hingga Tewas di Cicalengka

foto

Yayan Sofyan

Riz penjambret yang tergelelak dan akhirnya meninggal dunia saat kabur dengan motornya karena menabrak angkot

CICALENGKA, KejakimpolNews.com -- Riz (32), diduga pelaku begal harus menerima peristiwa tragis usai melakukan aksi kejahatannya di wilayah Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Selasa (15/9/2026) malam.

Riz, warga Dusun Cikalama RT.02/RW.10 Desa Sindangpakuon, Kecamatan Cimanggung Kabupaten Sumedang ini tewas saat kabur dengan sepeda motornya menabrak angkot usai menjabret handphone (HP) milik seorang pemotor lainnya.

Kapolsek Cicalengka, Kompol Ade Rahmat ketika dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut dan dengan cepat telah ditangani jajarannya

"Kejadiannya di Kampung Warung Peuteuy RT.04/RW. 07 Desa Panenjoan, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Selasa (16/9/2026) sekitar pukul 21.30 WIB," kata Ade Rahmat, Rabu (16/9/202).

Menurut Ade Rahmat, kejadian dugaan tindak pidana pencurian (jambret) 1 buah HP merk Infinix ZT 30 Pro ini dilakukan oleh Riz. Usai menjambret, pelaku kabur dengan motornya.

"Saat kabur dengan motornya usai menjambret, Riz tak mampu kendalikan kendaraannya sehingga menabrak angkot yang tengah melaju dari arah berlawanan. Saking kerasnya tabrakan ala adu banteng, Riz luka parah dan meninggal di RSUD Cikopo Cicalengka," ujar Ade Rahmat.

Kronologi kejadiannya, berdasarkan keterangan saksi dan olah TKP, kata Ade Rahmat, Riz malam itu menjambret HP milik Arif Yulisnsyah (20), seorang pemotor warga Kampung Cipulus RT.01/RW. 09, Desa Mandalasari, Kecamatan Cikancung, Kabupaten Bandung yang saat itu tengah digunakan Arif.

Arif yang sedang duduk di motornya depan warung pinggir jalan saat menggunakan HP-nya, tiba-tiba dijambret oleh Riz yang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio, warna hitam corak hijau nopol E-6412-UDA.

Setelah berhasil menjambret HP, Riz kabur dengan motornya, Arif berusaha menahan Riz dengan cara menarik bajunya sehingga laju sepeda motor yang dikendarainya oleng.

"Saat kabur dengan motornya dan oleng, motor menabrak sebuah tiang yang berada di depan warung. Namun malam itu Rizki masih bisa melarikan diri kembali," ungkap Ade Rahmat.

Namun, sambung Ade Rahmat, sekitar 20 meter dari tempat kejadian perkara, Riz kembali menabrak (adu banteng) dengan sebuah angkutan kota sehingga pelaku terjatuh dan langsung tergeletak di pinggir jalan.

"Malam itu, korban yang tergeletak di jalan dengan luka parah segera dilarikan ke RSUD Cikopo Cicalengka, namun nyawanya tak tertolong. Barang bukti yang diamankan, selain 1 angkot dan 1 sepeda motor, juga HP milik Arif yang berhasil dijambret Riz," terang Ade Rahmat.

"Tindakan yang diambil, menerima laporan polisi, memeriksa sejumlah saksi, dokumetasi, melengkapi administrasi penyidikan dan melakukan autopsi terhadap tersangka (Riz)," pungkas Ade Rahmat.**

Editor: Yayan Sofyan

Bagikan melalui
Berita Lainnya