Sebaran Covid-19
Zona Merah di Jawa Barat Kembali Naik Jadi 4 Daerah

Humas Pemprov.Jabar
Ketua Satgas Nasional Penanganan covid 19, Letjen Doni Munardo
BANDUNG,kejakimpolnews.com. Daerah zona merah penyebaran Covid-19 di Jawa Barat kembali bertambah. Per hari Senin (28/12) terjadi penambahan dua lagi, sehingga kini menjadi empat daerah.
"Yang pertama dan kedua tetap Kota Depok dan Kabupaten Karawang, penambahannya adalah Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Bandung Barat," kata Gubernur Jabar Ridwan Kamil di Makodam III Siliwangi, Jalan Aceh, Kota Bandung, Senin (28/12).
Gubernur meminta kepada daerah yang masuk zona merah untuk terus meningkatkan kewaspadaannya, terutama menjelang pergantian tahun.
Terkait pelaksanaan vaksinasi, Ridwan Kamil menyebutkan Jawa Barat membutuhkan minimal 67 juta dosis vaksin. Rencananya vaksinasi akan diselenggarakan mulai minggu ketiga Januari 2021.
"Kami sudah menyiapkan seribuan Puskesmas dan 90 rumah sakit dengan tenaga medis yang terlatih untuk vaksinasi," katanya.
Di tempat yang sama Ketua Satgas Nasional Penanganan covid 19, Letjen Doni Munardo menyebut, Jawa Barat masuk dalam 10 besar daerah terbaik tingkat kepatuhan dalam penerapan protokol kesehatan (prokes), walau sebelumnya sempat menjadi ranking terakhir.
"Ini berkat upaya cepat tanggap Pemprov Jabar dalam memperbaiki tingkat kepatuhan penerapan prokes" katanya.
Hal lain yang disampaikan Doni adalah tingkat okupansi fasilitas kesehatan di Jabar sebesar 70% dan masih di atas standar WHO yaitu maksimal 60%.
"Oleh karena itu pemerintah pusat siap membantu, sesuai arahan Bapak Presiden tidak boleh ada daerah yang kesulitan menangani pasien," kata Doni.
Doni Munardo mengapresiasi langkah Kodam III Siliwangi yang menyediakan fasilitas asrama yang dimilikinya untuk menjadi tempat isolasi dan perawatan.
"Saya mengapresiasi jajaran Kodam III Siliwangi. Jadi nanti pasien yang bergejala ringan bisa diisolasi atau dirawat di ruang nonrumah sakit, sementara rumah sakit untuk merawat pasien yang bergejala sedang dan berat saja" terangnya.**
Editor : Dede Suryana