Edukasi Warga Dalam Berlalulintas, Polres Kuningan Gencar Talkshow di Radio

foto

Foto: Whyr

Satlantas Polres Kuningan menggelar talkshow langkah preemtif dan edukatif tentang lalu lintas.

KUNINGAN, KejakimpolNews.com — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kuningan menggelar talkshow langkah preemtif dan edukatif guna menekan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas.

Edukasi ini belangsung melalui siaran dialog interaktif bertajuk "Polisi Bersama Masyarakat" di Studio Radio Rasilima 103,2 FM Kuningan pada Rabu (28/10/2026).

Siaran langsung rangkaian Operasi Patuh Lodaya 2026 ini dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Kuningan bersama jajaran, yang didampingi oleh Kanit Gakkum, Kanit Kamsel, serta Anggota Satlantas Polres Kuningan.

Adapun target yang hendak dicapai yakni, preemtif dan edukatif guna menekan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas.

Materi edukasi fokus sosialisasi terkait pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya 2026 dengan tujuan menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas), sekaligus menekan angka fatalitas korban kecelakaan di wilayah hukum Polres Kuningan.

Sasaran prioritas yakni penegakan hukum dalam operasi tersebut. Sasaran utama meliputi kewajiban penggunaan helm berstandar nasional Indonesia (SNI), kepatuhan terhadap batas kecepatan, larangan melawan arus lalu lintas, larangan penggunaan telepon genggam saat berkendara, serta kelengkapan surat-surat kendaraan bermotor.

Aspek keselamatan bagi generasi muda turut menjadi sorotan khusus. Pihak Satlantas Polres Kuningan memberikan penekanan tegas kepada para orang tua agar tidak memberikan izin kepada anak di bawah umur yang belum memenuhi syarat untuk mengendarai kendaraan bermotor di jalan raya, demi mencegah terjadinya kecelakaan fatal.

Talkshow diwarnasi dialog interaktif para pendengar setia Radio Rasilima dengan memanfaatkan sarana telepon dan pesan singkat untuk berkonsultasi langsung mengenai aturan lalu lintas, prosedur pengurusan administrasi kendaraan, hingga memantau kondisi arus lalu lintas di Kabupaten Kuningan. Seluruh pertanyaan dijawab secara humanis, komunikatif, dan edukatif oleh narasumber dari kepolisian.

Melalui dialog interaktif ini, sejumlah hasil positif berhasil dicapai. Antara lain pesan-pesan keselamatan dan informasi Operasi Patuh Lodaya 2026 secara masif kepada masyarakat pendengar.

Lalu semakin meningkatnya kesadaran hukum masyarakat, serta terwujudnya ruang komunikasi dua arah (feedback positif) yang harmonis antara institusi kepolisian dan masyarakat.**

Author: WHJR
Editor: Maman Suparman

Bagikan melalui
Berita Lainnya
7.400 Relawan Dari 182 SPPG Siap Berkontribusi Dalam Gerakan Infak
Perkuat Sistem Keamanan, Polres Kuningan Gelar Lomba Satkamling Zona 1
Warmindo Warga Kuningan di Yogyakarta Butuh Perlindungan Hukum
3.000 ASN Pemkab. Kuningan Bersaing Ketat Uji Kompetensi Berbasis Digital
Pelantikan Pengurus IPHI Dan MTP Kramatmulya Periode 2026-2030