Mau Tawuran, 13 Pria 11 di Antaranya Pelajar Disergap Polisi di Jln. Gudang Selatan, 16 Motor dan 2 Sajam Diamankan

Foto: Tangkapan layar/Infobandungkota
Sebanyak 13 priaa, 11 di antaranya pelajar ditangkap petugas patroli Polwiltabes Bandung saat kelling ke sejumlan jalan Kota Bandung diduga hendak tawuran.
BANDUNG, KejakimpolNews.com -- VIral di media sosial (medsos), belasan pria, 11 di antaranya pelajar ditangkap petugas patroli Polwiltabes Bandung saat kelling ke sejumlan jalan Kota Bandung diduga hendak tawuran.
Selain menangkap 13 pria, 11 diantarantya pelajar dan tiga masih di bawah umur, polisi pun berhasil mengamankan 3 bilah senjata tajam (sajam) dan 16 unit sepeda motor Sabtu (12/9/2026) dini hari.
Sementara itu, Kabag Ops Polrestabes Bandung AKBP Asep Saepudin membenarkan mereka itu diduga hendak melakukan aksi tawuran.
"Ya sekitar pukul 00.30 WIB telah diamankan 11 pelajar diduga hendak rawuran di Jalan Gudang Selatan. Selain itu, ditangkap pula 2 pria dewasa membawa sajam," kata Asep.
Menurut Asep, ke-11 pelajar yang ditangkap tersebut yakni DP (20), DM (19), FMF (21), JM (20), AF (19), RA (20), GP (16), LB (15), RMA (17), DK (16), dan NS (18). Sementara 2 pria dewasa diduga pemilik sajam yang turut ditangkap yakni Kemudian YS (51) dan D (48).
"Sebelas remaja dan dua orang dewasa tersebut telah diserahkan ke Satreskrim Polrestabes Bandung untuk menjalani proses hukum lebih lanjut," ungkap Asep.
Menurut Asep, penangkapan mereka ini hasil Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD). Jajaran Polrestabes Bandung akan menjamin rasa aman kepada masyarakat, salah satunya dengan melalui patroli malam atau KYRD
Anggota Tim Prabu Polrestabes Bandung pun sambung Asep jturut diterjunkan setiap malam agar berbagai bentuk kejahatan jalanan dapat diantisipasi. Mulai dari pencurian dengan pemberatan
(curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor) atau C3) hingga aksi premanisme hingga potensi gangguan dari kelompok bermotor.
"Masyarakat bisa melaporkan tindak kejahatan atau menjadi korban aksi kejahatan tersebut ke call center 110. Setelah mendapat laporan, polisi pun akan segera menuju lokasi yang dilaporkan," pungkas Asep.**
Editor: Yayan Sofyan