Hati-Hati, Modus Kejahatan di Bandung, dari Pecah Kaca Mobil Hingga Pura-Pura Tertabrak

foto

Foto : Istimewa

Oknum jukir wanita di kawasan Gedung Sate yang pura-pura tertabrak

BANDUNG, KejakimpolNews.com -- Berbagai cara atau modus pelaku kejahatan di Bandung telah dilakukan dengan sasaran korbannya pengemudi mobil atau sepeda motor, termasuk mobil yang tengah di parkir.

Selain aksi pecah kaca mobil yang tengah diparkir dengan menggasak barang berharga dalam mobil, juga pura-pura tertabrak dan ujungnya minta ganti rugi (pemerasan).

Pelaku pura-pura ditabrak ini beberapa kali terjadi. Seorang pelaku (pemotor) sengaja menabrakan diri di ke mobil atau motor yang tengah melaju.

Selanjutnya pelaku meminta ganti rugi atas kerusakan motornya dan lukanya kepada pengemudi mobil dan sepeda motor padahal mereka tak bersalah.

Kali ini, pelaku dengan modus pura-pura tertabrak kembali terjadi. Kejadian ini diunggah di media sosial Threads dan viral di media sosial yang ujungnya penipuan dan pemerasan.

Kejadian dan pengalaman buruk terkait modus penipuan juru parkir (jukir) liar di Kota Bandung dialami seorang pengemudi mobil. Peristiwanya terjadi, Senin (20/10/2026) sore sekitar pukul 15:40 WIB di kawasan Gedung Sate.

Kejadiannya bermula saat korban, seorang wanita pengemudi mobil hendak belok menuju sebuah kafe di daerah Gedung Sate. Di salah satu tikungan, terdapat seorang oknum jukir wanita tiba-tiba menjatuhkan diri di dekat mobil seolah-olah tertabrak.

Pengemudi jelas kaget dan sempat mengucapkan "Astagfirullah" saat melihat aksi tersebut melalui spion kanan.

“Aku mau ke cafe yang di deket daerah Gedung Sate. Tepat mau belok ke arah kafe emang ada jukir wanita. Ia lagi mejeng di belokan itu dan terlihat dari video tiba-tiba jatuh. Aku ngomong 'astagfirullah' karena dilihat dari spion kanan kok dia tiba-tiba, aku kira dia ketabrak motor,” ungkapnya dikutip dari akun Threads arlindashabila, Kamis (29/10/2026).

Setelah sang pengemudi tersebut menepi untuk memanfaatkan layanan valet kafe, sebuah mobil hitam serta sekelompok orang mendekat dan menginstruksikannya untuk maju.

“Tiba-tiba ada mobil hitam buka jendela dan ngasih instruksi ke aku nyuruh aku maju sampe satpam juga bilang aku mau maju buat keliling dulu aja ngga. Aku malah milih stay karena ngiranya ya aku mau ke cafe itu dan mau valet aku gatau kalo ternyata akan disamperin si jukir ini,” ungkapnya.

Oknum jukir perempuan tersebut berteriak dari ujung jalan dan berpura-pura pincang sembari mengklaim kakinya tergilas ban mobil. Ia juga beralasan memiliki saksi serta menuntut uang untuk biaya pengobatan atau urut.

“Dia teriak-teriak kakinya kelindes padahal udah jelas di video kaki dia aja ga ngadep ke ban mobil aku,” jelasnya.

Meskipun pengemudi menegaskan memiliki bukti rekaman dashcam, ia sempat memberikan uang karena merasa takut oleh intimidasi sekelompok orang di lokasi.

Rekan pria korban kemudian keluar dari kafe untuk membantu menghadapi oknum jukir tersebut. Pihak satpam kafe setempat mengonfirmasi bahwa jukir perempuan itu baru terlihat berada di lokasi pada hari kejadian.

Masyarakat dan wisatawan yang sering beraktivitas di area Gedung Sate, Dago, maupun kafe-kafe di Bandung diimbau untuk selalu waspada dengan modus pelaku kejahatan seperti ini. Pengendara pun diimbau memasang dashcam pada kendaraan sebagai alat bukti.**

Editor: Yayan Sofyan

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Mencuri Mobil dan Motor Sekaligus di Cibiuk Garut Terekam Kamera CCTV
Rampas Motor dan HP di Nagreg, Tiga Begal Ngaku Polisi Diciduk Polrèsta Bandung
Begal Sial, Gagal Rampas HP Warga Cibatu Garut Ditangkap dan Dihakimi Massa Hingga Babak Belur
Meresahkan, Sekelompok Remaja di Garut Konvoi Bermotor Ugal-Ugalan Sambil Acung-Acungkan Senjata Tajam
Baru Keluar Bui Gembel Begal Pemotor, Melawan Saat Ditangkap Polisi Terpaksa Menembaknya