Longsor di Gunung Gelap Tutupi Jalan Raya, Akses Garut–Pameungpeuk Sempat Terputus

Foto: Tribrata Polda Jabar.
Longsor di Gunung Gelap Garut, jalur lalu lintas Garut - Pameungpeuk sempat putus total.
GARUT, KejakimpolNews.com - Diguyur hujan lebat, tebing longsor materialnya menutupi jalan raya Gunung Gelap Pameungpeuk, Garut. Akibatnya jalur Garut - Pameungpeuk sempat lumpuh karena kendaraan taj bisa melaluinya.
Untuk membersihkannya, personel Polsek Cihurip Polres Garut bersama warga sekitar bergerak cepat melakukan pengecekan dan pengamanan di lokasi bencana tanah longsor yang menutup akses Jalan Raya Garut – Pameungpeuk, tepatnya di Kampung Cialeuan Gunung Gelap, Desa Mekarwangi, Kecamatan Cihurip, Rabu (8/4/2026).
Kapolsek Cihurip, Iptu Asep Juarna menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Longsor dipicu oleh intensitas hujan yang sangat tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Garut dalam beberapa waktu terakhir, sehingga menyebabkan tebing di pinggir jalan raya amblas.
Akibat kejadian ini, material tanah menutup badan jalan dengan dimensi panjang sekitar 10 meter, lebar 6 meter, serta ketinggian material mencapai 1,5 meter. Kondisi tersebut sempat melumpuhkan arus lalu lintas dari arah Garut menuju Pameungpeuk maupun sebaliknya.
“Material tanah yang cukup tebal membuat akses jalan sempat tidak dapat dilalui kendaraan. Kami segera berkoordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan awal di lokasi,” ujar Kapolsek seperti dilansir dari Tribrata.Polda Jabar.
Hingga saat ini, petugas kepolisian bersama unsur terkait masih bersiaga di lokasi untuk melakukan pengamanan area. Meskipun proses pembersihan material secara menyeluruh masih menunggu kedatangan alat berat, petugas dan warga telah melakukan upaya pembersihan manual agar jalur dapat segera difungsikan kembali.
Berkat kerja keras petugas di lapangan, saat ini jalur tersebut sudah mulai bisa dilalui oleh kendaraan roda dua (R2) maupun roda empat (R4), namun dengan pemberlakuan sistem buka tutup.
Kapolsek Cihurip mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi jalur Gunung Gelap yang memiliki kerawanan tinggi terhadap longsor.
“Kami meminta masyarakat untuk tetap berhati-hati dan waspada. Mengingat cuaca ekstrem dan potensi hujan susulan masih ada, diharapkan pengendara selalu memantau kondisi jalur dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama,” pungkasnya.**
Editor: Sonni Hadi

