Retret, Bukan Domba Garut

Foto : Istimewa
Retret para kepala daerah, kini para ketua DPRD provinsi, kabupaten dan kota.
Oleh DEDI ASIKIN
(Wartawan Senior)
KINI giliran para ketua DPRD kabupaten dan kota se-Indonesia mengikuti kegiatan retret di Lembaht Tidar Magelang.
Mereka akan mengikuti kegiatan yang diselenggarakan oleh Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhanas) dan akan berlangsung dari tanggal 14 sampai tanggal 19 April (2026).
Di group diskusi "Ngadu Bako" ada Boys Iskandar yang suka melempar joke-joke yang kadang-kadang membuat kami tertawa. Soal retret yang kami diskusikan kemarin Boys kembali melempar joke, begini :
"Retret teh domba Garut. Kan suka mundur sejenak sebelum melabrak musuhnya," katanya.
Untung di grup itu juga ada Sultan Syahid yang sedikit ada bau teologi memahami masalah rohani dan keagamaan.
Menurut Mang Ustaz, retret berasal dari Bahasa Inggris retreat atau bshasa latih rathere. Dari Bahasa Prancis la retrreta. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), retret maksudnya berhenti sejenak meninggalkan rutinitas kerja sehari-hari.
Yang dilakukan adalah introspeksi diri koreksi atas kesalahan dan kekurangan masa lalu seraya mendekatkan diri kepada Allah serta minta petunjuk apa yang harus dilakukan lebih baik kedepan bagi masyarakat banyak.
Sultan juga mengutip hadits Ahmad: Khairunnas anfa uhum linmas (Sebaik-baik orang adalah yang berbuat manfaat bagi banyak orang).
Jadi retret lebih bersifat kerohanian. Melupakan sejenak hal-hal duniawi dsn mencari kebaikan sugawi.
Lembah Tidar juga nerupakan puat pendidikan militer. Ada perbedaan subtansi di antara keduanya. Pendidikan militer Itu terkesan pembangunan fisik yang keras dan penuh disiplin. Sementara dalam retret berlangsung sersan atau serius tapi santai. Retret juga membangun silaturahmi dan persatuan bangsa
Neh ruh Boys apa kata pak ustadz. Dan Boys seperti biasa menyambut cemooh teman-teman dengan cuma nyengir-nyengir badak.
Retret... retreat memang bukan domba Garut Boys.!

