Waduk Darma Kuningan Kini Tertutup Hamparan Eceng Gondok Akibat Pembiaran

Foto: Whyr
Wasduk Darma Kuningan kini permukaannya tertutup hamparan eceng gondok.
KUNINGAN, KejakimpolNews.com -- Hamparan liar Eceng gondok seluas 6 hektare lebih nyaris menutupi permukaan Waduk Darma, Kuningan, padahal tumbuhan ini termasuk dalam golongan gulma air invasif, dan pertumbuhannya yang sangat cepat dan agresif, tanaman ini sering dianggap sebagai hama pengganggu di danau.
Hal ini menurut keterangan sejumlah pihak, terjadi dan meluas akibat kelalaian dan pembiaran yang panjang dari pihak aparat dan pengelola wisata di kawasan ini.
Timbul pertanyaan siapa yang bersalah dan siapa yang merusak, karena salah eceng gondok atau ulah manusia?.
Menanggapi gerakan Sapu Bersih eceng gondok di Waduk Darma, salah seorang warga Kecamatan Kadugede Syarip, saat diminta komentarnya menegaskan, dirinya tidak sependapat jika eceng gondok dianggap sebagai perusak lingkungan.
"Pihak Pemda Kabupaten Kuningan khususnya para pejabat, harusnya 'muhasabah' dan instrospeksi diri," ucap Syarip, Selasa (16/06/2026)
Salah seorang mantan petugas objek wisata Waduk Darma mengungkapkan, ketika dirinya mengelola Waduk Darma menjalin koordinasi dan kerjasama dengan pengusaha perahu juga para pemilik warung yang mangkal di kawasan Waduk Darma.
"Eceng gondok liar ini datang setiap musim hujan dibawa arus aliran sungai yang memenuhi permukaan Waduk," terangnya.
"Namun kami kerjasama dengan mereka, untuk melakukan pencegahan dini. Begitu mulai terlihat ada eceng gondok datang setelah musim hujan (dibawa air sungai) langsung dibersihkan. Pembersihan eceng gondok ini rutin dan tidak sampai 1 unit perahu," paparnya.
Namin kini sangat disayangkan hamparan eceng gondok itu malah terkesan dibiarkan dan tumbuh liar, hingga luas hamparannya mencapai 6 hektar.
Sri Sunarsih warga Desa Darma mengungkapkan, hamparan eceng gondok di Waduk Darma kini seperti layaknya lapangan sepak bola saking luasnya.
Untuk membersihkan tumbuhan gulma ini kini telah diadakan gerakan pembersihan eceng gondok melibatkan ratusan personel dipimpin langsung Bupati Kuningan Dian RY bersama Wabup Tuti Andriani, Forkopimda, TNI/Kepolisian, BPBD, Komunitas, relawan, aparat kecamatan/desa, dan warga setempat.
Diharapkan kegiatan ini rutin tidak sekAdar "Obor baralak". Artinya eceng gondok liar tersebut bisa dikendalikan dan dibersihkan dari perairan Waduk Darma
Keberadaan eceng gondok yang tumbuh tidak terkendali itu dapat mengganggu keindahan kawasan waduk, terlebih Waduk Darma merupakan destinasi wisata yang menjadi kebanggaan masyarakat
Seperti diketahui, kawasan wisata Waduk Darma ini merupakan ikon wisata Kabupaten Kuningan, sehingga kebersihan dan kelestariannya harus kita jaga bersama, tegas Bupati Dian saat terjun langsung ke lokasi.**
Author: WHJR
Editor: Maman Suparman