Dilaporkan Hilang, Gadis Asal Tasikmalaya Ditemukan Terdampar di Kampung Rambutan Jakarta

Foto: Tribrata Polda Jabar.
Gadis D asal Tasikmalaya yang dilaporkan hilang ditemukan di Kampung Rambutan Jakarta Timur.
TASIKMALAYA, KejakimpolNews.com - gadis berinisial D (22) warga Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, membujat keluarganya panik, sebab sudah beberapa hari tak pulang ke rumah.
Setelah lapor Polres Tasikmalaya Kota, akhirnya D berhasil ditemuka di wilayah Kampung Rambutan Jakarta Timur. Selanjutnya si gadis dipulangkan ke kampung halamannya oleh jajaran Polres Tasikmalaya Kota bersama Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tasikmalaya.
Proses penjemputan dan penyerahan korban kepada orang tuanya berlangsung haru di Pool Bus Budiman, Jalan Ir. H. Juanda, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, pada Sabtu 16 Mei sore. Sebelumnya, korban sempat diamankan di Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur, demi menjaga keselamatannya.
Pamapta I Polres Tasikmalaya Kota, Ipda Jonih Jonansah, menjelaskan Selasa (19/5/2026) , penemuan korban berawal dari laporan resmi pihak keluarga yang panik karena D meninggalkan rumah tanpa izin sejak Jumat (15/5/2026) malam.
Menerima laporan tersebut, kepolisian langsung bergerak melakukan pelacakan. Di saat bersamaan, pihak keluarga yang melakukan pencarian mandiri mendapatkan titik terang dari salah seorang kerabat di Bogor.
Informasi itu menyebutkan bahwa D terlihat sedang berada di sebuah warung nasi di kawasan Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, karena tergiur iming-iming tawaran pekerjaan.
Mendapat informasi krusial tersebut, Polres Tasikmalaya Kota langsung membangun koordinasi cepat dengan jajaran kepolisian di Jakarta Timur untuk melakukan pengecekan langsung di lokasi yang dimaksud.
“Setelah dilakukan pengecekan oleh personel di lapangan, korban memang benar berada di warung nasi tersebut. Petugas di sana kemudian langsung mengamankannya ke Mapolsek Ciracas demi keamanan,” ujar Ipda Jonih Jonansah.
Setelah dipastikan dalam kondisi sehat dan aman, Polres Tasikmalaya Kota bersama Dinsos bergerak memfasilitasi kepulangan D ke Tasikmalaya menggunakan armada bus antarkota.
Selain menyerahkan korban kembali ke pangkuan orang tuanya, petugas juga memberikan pembinaan secara humanis kepada D agar tidak mengulangi perbuatannya yang dapat membahayakan diri sendiri.
Pihak kepolisian juga mengimbau orang tua korban untuk lebih meningkatkan pengawasan dan komunikasi di dalam keluarga. Saat ini, D telah berkumpul kembali bersama keluarganya dalam keadaan sehat walafiat.**
Editor: Sonni Hadi