Selain Bangli, PKL dan Pasar Tumpah, Sampah pun Kini Menumpuk di Bawah Flyover Kiaracondong

Yayan Sofyan
Petugas DLHK Kota Bandung membersihkan tumpukan sampah di pinggir jalan bawah flyover Kiaracondong
BANDUNG, KejakimpolNews.com -- Sudah penuh dengan bangunan liar, pedagang kaki lima (PKL) dan pasar tumpah, sampah pun kini menumpuk di bawah flyover Kiaracondong, Kota Bandung.
Tumpukan sampah ini terlihat dari pinggir badan jalan di bawah flyover, sebelah kiri dari arah lintasan KA ke Kiara Artha, sekitar putaran Jalan Babakansari 1, Kecamatan Kiaracondong, Sabtu (29/8/2026) pagi.
Entah siapa dan warga mana yang membuang sampah di pinggir jalan yang dijadikan tempat pembuangan sampah (TPS) di jalan umum tersebut.
Yang pasti, tumpukan sampah rumah tangga tersebut, selain bau menyengat dan menghalangi pejalan kaki, juga sangat ironis di tempat tersebut telah terpasang spanduk besar di tembok benteng bertuliskan larangan membuang sampah.
Namun beberapa jam kemudian, setelah diinfokan, pihak Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Bandung turun tangan menerjunkan truk untuk membersihkan dan mengangkut sampah tersebut.
Tim monitoring area zona 1 untuk wilayah Jalan Ibrahim Adjie, Kebonwaru, Kecamatan Batununggal bergerak cepat mengangkut tumpukan sampah tersebut.
Berdasarkan pantauan, selain di pinggir jalan tersebut, sampah juga terlihat di drainase depan DC Garment tersimpan dalam karung dan kantong kresek.
Tumpukan sampah di pinggir tersebut menambah kumuhnya kawasan di bawah flyover Kiaracondong ini setelah keberadaan bangli, pasar tumpah dan PKL.
Sementara penertiban dan penataan bangli, PKL dan pasar tumpah yang sempat direncanakan, Jumat (28/8/2026) kemarin ditunda.
"Meski telah disosialisasikan oleh kewilayahan, penertiban dan penataan bangli, PKL dan pasar tumpah kemarin ditunda. Kepastiannya nanti diinfokan," kata Kasatpol PP Kota Bandung, Bambang Sukardi.**
Editor: Yayan Sofyan
