Setelah Karhutla di Gunung Pancir, Giliran Gunung Singa Kutawaringin Kab. Bandung Terbakar

Yayan Sofyan
Petugas tengah memadamkan api yang membakar hutan Gunung Singa, Kutawaringin, Kab.Bandung.
SOREANG, KejakimpolNews.com -- Setelah Gunung Pancir, Desa Jejegong, Kecamatan Kutawaringin, giliran, Gunung Singa di Kecamatan tersebut terbakar, Senin (31/8/2026) siang.
Peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tepatnya di Kampung Awilega Gunung Singa. RT 03/05, Desa Sukamulya, Kecamatan Kutawaringin ini terjadi sekitar pukul 12.00 WIB.
Sebelumnya, Gunung Pancir, Desa Jelegong, Kecamatan Kutawaring terbakar tadi malam Minggu (30/8/2028) malam sekitar pukul 18.30 WIB. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.00 WIB.
Diki Sudrajat, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung membenarkan peristiwa karhutla di Gunung Singa Kecamatan Kutawaringin tersebut.
"Hasil assesment dan penanganan karhutla, Gunung Singa di Kecamatan Kutawaringin tersebut terbakar sekitar pukul 13.00 WIB.
Area yang terbakar berupa semak belukar (alang-alang ) dan pohon bambu. Kronologi kejadian masih diselidiki," kata Diki, Senin (31/8/2026).
Upaya yang telah dilakukan, kata Diki, BPBD yang menerima laporan kejadian di segera berkoordinasi dengan dinas terait dan aparatur setempat.
Diki mengimbau jika terjadi karhutla segera menghubungi petugas terkait untuk segera bisa ditanggulangi.
"Tim assesment melakukan memblokade api dari titik bawah gunung maupun dari titik atas gunung yang dikhawatirkan kondisi di wilayah kejadian tersebut api merambat ke wilayah pemukiman maupun menyebrangi gunung di wilayah tersebut," ujar Diki.
"Saat pemantauan di lokasi kejadian pukul 13.00 WIB api padam. Namun tetap dilaksanakan pemadaman manual yang dikhawatirkan adanya hotspot yang masih menyala dan panas,"pungkas Diki.
Sementara karhutla di Gunung Pancir Desa Jelegong, Kecamatan Kutawaring tadi malam, Minggu (30/8/2026), area yang terbakar berupa semak belukar (alang-alang).
"Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.00 WIB melibatkan aparat gabungan dan masyarakat dengan menerjunkan 2 unit mobil Damkar sehingga api tak merembet ke area lain," kata Diki Sudrajat.**
Editor: Yayan Sofyan
