Motornya Ambruk di Jalan Berlubang Rancaekek-Majalaya, Pasutri Itu Tewas Tergilas Ban Truk

Yayan Sofyan
TKP pasutri tewas lakalantas (ditandai lingkaran putih) disampingnya jalan berlubang ruas Rancaekek-Majalaya (atas) dan titik lainnya jalan dihiasi lubang
RANCAEKEK, KejakimpolNews.com -- Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di Jalan Raya Rancaekek- Majalaya Kabupaten Bandung yang mengakibatkan pasangan suami istri (pasutri) tewas di tempat tergilas ban truk diduga penyebabnya jalan berlubang.
Kejadian tragis yang menimpa pasutri ini, saat motor yang ditumpanginya akan mendahului truk di depannya terjerembab dan ambruk di jalan berlubang hingga terjatuh dan tergilas truk tersebut.
Dugaan jika pasutri tewas tergilas ban truk gegara motor yang ditumpanginya terjatuh ke jalan berlubang dilontarkan sejumlah saksi di lokasi kejadian. Termasuk viral di sejumlah media sosial.
Seperti diberitakan, tragis nasib yang dialami pasutri ini harus tewas di tempat akibat lakalantas di Jalan Raya Rancaekek-Majalaya, Kabupaten Bandung, Jumat (4//9/2026) siang.
Pasutri yang berboncengan dengan motornya tewas ini tergilas ban belakang truk bak Hino di jalan raya tersebut, tepatnya di Kampung Babakan Loa RT 01 RW 02, Desa Rancaekek Kulon, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung sekitar pukul 14.30 WIB.
Salah seorang pengendara motor yang menyaksikan kejadian tersebut menyebut, saat motor yang ditumpangi kedua korban dari arah Rancaekek ke Majalaya mau mendahului truk terjatuh.
"Ternyata, motornya jatuh terjerembab ke jalan berlubang. Motornya jatuh ke kanan sementara kedua korban jatuh ke kiri," kata Jajang (37), salah seorang pengendara yang menyaksikan insiden tersebut.
"Saat kedua korban terjatuh ke kiri langsung terlindas ban belakang truk yang hendak didahuluinya," ungkap Jajang.
Sementara jika lakalantas yang mengakibatkan pasutri Ritto Firmanyah S,Pd (40 dan istrinya Tety Rahmawati (39), warga Sumedang tewas gegara lubang berjalan viral di sejumlah media sosial.
Bahkan akun Instagram (IG) "Info Bandung Raya" dalam video yang diposting terlihat tepat di TKP pasutri tewas, di pinggirnya arah kanan (dari Rancaekek ke Majalaya) ada jalan berlubang.
"Mendapat laporan adanya jalan berlubang yang cukup besar dinilai membahayakan pengendara di ruas Jalan Rancaekek Majalaya," tulis akun IG tersebut.
"Sebelumnya di lokasi yang jalannya berlubang tersebut terjadi lakalantas mengakibatkan pengemudi motor dan yang diboncengnya meninggal dunia," tulisnya.
"Keberadaan jalan berlubang di Jalan Rancaekek-Majalaya masih belum tertangani diimbau pengendara meningkatkan kewaspadaan,"tulisnya pula.
Masih Penyelidikan
Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polresta Bandung, Iptu Lilim Walim ketika dikonfirmasi terkait pasutri yang tewas tersebut gegara jalan berlubang masih proses penyelidikan.
"Belum bisa memberikan statement karena masih penyelidikan dan pendalaman. Belum ada saksi kalau itu kena lubang jalan. Yang pasti saat motornya nyalip truk kurang bisa menguasai sehingga jatuh," kata Lilim, Minggu (6/8/2026).
Sebelumnya, Lilim mengatakan, kronologi kejajadiannya, berdasarkan keterangan saksi dan olah tempat kejadian perkara (TKP), sepeda motor Yamaha Filano nopol Z 6124 AAU yang dikemudikan Ritto dengan membonceng Tety, istrinya melaju dari arah Rancaekek menuju Majalaya.
Saat di TKP, Ritto berusaha mendahului truk bak Hino nopol nopol Z 9665 MZ. Diduga Ritto kurang hati-hati saat mendahului truk bak tersebut terjatuh.
"Motornya jatuh ke arah kanan jalan sementara Ritto dan Teti istrinya jatuh ke arah kiri. Saat kedua korban jatuh tepat ke truk bak yang tengah melaju dan keduanya tergilas ban belakang truk tersebut," ungkap Lilim.
"Kedua korban yang luka berat meninggal di TKP kemudian dibawa ke RS AMC Cileunyi. Kasusnya telah ditangani Unit Gakkum Polresta Bandung," pungkas Lilim.**
Editor: Yayan Sofyan