Sungai Cipariuk Meluap Bercampur Sampah Ancam Ribuan KK Kompleks Bumi Harapan Desa Cibiru Hilir

Yayan Sofyan
Luapan Sungai Cipariuk yang mengalir ke wilayah Desa Cibiru Hilir, Kec. Cileunyi.
CILEUNYI, KejakimpolNews.com -- Hujan deras yang mengguyur beberapa hari ini di Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung dan sekitarnya sangat mengacemaskan.
Bagaimana tidak, hujan dengan intensitas tinggi ini, sejumlah sungai yang menyempit dan dangkal kini meluap. Bahkan luapan airnya bercampur berbagai macam sampah.
Seperti yang yang tergambar di Sungai Cipariuk yang mengalir ke wilayah Desa Cibiru Hilir, Kecamatan Cileunyi, sudah dua kali hujan lebat Sungai Cipariuk meluap.
Luapan Sungai Cipariuk ini diawali dengan jeblolnya TPT di Jalan Bhayangkara, pinggir jalan tersebut, Senin (26/10/2026) sore lalu.
Kali ini, dampak luapan Sungai Cipariuk yang mengalir ke sekitar Kompleks Bumi Harapan, Desa Cibiru Hilir membuat warga khawatir.
"Benar, debit air Sungai Cipariuk yang meluap diawali ambruknya TPT, Komplek Bumi Harapan 6 RW, 1.400 KK dan 4.200 jiwa kini terancam," kata Saeful Millah, S.H, pengurus BPD Cibiru Hilir, Jumat (30/10/2026).
Menurut Saepul, debit air dan luapan Sungai Cipariuk dibanding sebelumnya tidak menghawatirkan. Kali ini luapan Sungai Cipariuk, kata Saeful, airnya bercampur dengan berbagai macam sampah.
"Melihat kondisi luapan Sungai Cipariuk, jelas penghuni Komplek Bumi Harapan cemas. Apalagi kondisi Sungai menyempit, dangkal dan airnya membawa sampah.
Sungai Cipariuk, sambung Saeful alirannya dari wilayah Desa Cibiru Wetan, Kecamatan Cileunyi dan Kelurahan Pasirbiru, Kecamatan Cibiru melawati batas kota.
"Kondisi Sungai Cipariuk yang mengkhawatirkan ini sudah jadi perhatian banyak pihak untuk melakukan langkah antisipasi. Apalagi curah hujan kian meningkat,"pungkas Saeful.**
Editor: Yayan Sofyan