Bobotoh Disambut Pendukung FC Seoul dan Jalin Persahabatan

Foto : Persib.co.id
Bobotoh dan pendukung Seoul FC jalin kerjasama persahabatan.
SEOUL, KejkaimpolNews.com -- Pemandangan menyejukkan hadir menjelang pertandingan perdana Grup E AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/27 antara FC Seoul dan Persib Bandung.
Di tengah tensi pertandingan yang akan segera dimulai, kelompok suporter kedua tim justru menunjukkan wajah lain dari sepak bola, yaitu persahabatan, kebersamaan, dan saling menghormati.
Sehari menjelang kick-off di Stadion Piala Dunia Seoul, Rabu, 16 September 2026, pukul 17.00 WIB, kelompok suporter Viking Persib Club (VPC) berkolaborasi dengan Viking Korea menginisiasi pertemuan dengan Suhoshin, kelompok suporter FC Seoul yang menjadi tuan rumah.
Pertemuan tersebut digelar sebagai ajang silaturahmi sekaligus upaya bersama untuk menciptakan suasana pertandingan yang aman dan nyaman. Para suporter dari kedua tim berbagi cerita, bercengkerama, dan menikmati momen kebersamaan sebelum memberikan dukungan kepada tim masing-masing.
Suasana semakin hangat dengan aksi tukar merchandise dan buah tangan. Tak berhenti di situ, pertemuan juga dirangkaikan dengan fun football yang diikuti para suporter kedua tim. Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Bagi para suporter, pertemuan ini bukan tentang siapa yang akan menang atau kalah di lapangan. Jauh sebelum pertandingan dimulai, mereka telah menunjukkan bahwa sepak bola dapat mempertemukan orang-orang dari latar belakang dan negara berbeda dalam suasana penuh kegembiraan.
"Sangat bersyukur dan berterima kasih tentunya kepada Viking Persib Club, Viking Korea dan suporter tim tuan rumah FC Seoul yang membuat Pre-Match Syndrome kali ini bisa berjalan dengan sangat positif seperti berbagi cerita dan fun football," kata Adhitia.
Menurut Adhitia, persahabatan antarsuporter menjadi salah satu nilai penting yang dapat lahir dari sepak bola. Pertemuan di Seoul diharapkan tidak berhenti sebagai sebuah kegiatan menjelang pertandingan, tetapi dapat menjadi tradisi yang terus berkembang dalam setiap perjalanan PERSIB maupun klub-klub lainnya.
"Inilah salah satu tujuan utama sepak bola, yaitu untuk menjalin persahabatan dan sebagai alat persatuan semua orang dari seluruh dunia. Semoga tradisi ini tidak hanya terjadi di Korea, tapi juga di berbagai kota atau negara lainnya karena buat tim, ini sangat berarti," tambahnya.**
Author: Gaiskha
Editor: Maman Suparman