Warga Sambut Antusias Bandara Husein Sastranegara Dibuka Lagi Setelah 2 Hari Ditutup Gegara Abu Vulkanik

Foto: Humas Pemkot Bandung.
Warga calon penumpang sambut baik dibukanya kembali Bandara Husein Sastranegara untuk penerbanagan ke berbagai kota.
BANDUNG, KejakimpolNews.com -- Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung, kembali beroperasi setelah layanan penerbangan dibuka kembali usai sempat tidak beroperasional akibat sebaran abu vulkanis erupsi gunung anak Krakatau yang sudah sampai ke wilayah Bandung Raya.
Dibukanya kembali layanan penerbangan disambut positif para calon penumpang. Mereka berharap operasional Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung dapat terus berjalan dan diikuti dengan penambahan rute maupun frekuensi penerbangan.
Salah seorang calon penumpang, Heru (30), warga Bandung, mengaku lega setelah mendapat informasi bahwa penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara kembali dibuka.
Heru sebelumnya dijadwalkan terbang menuju Medan pada 6 September 2026. Namun, penerbangannya terdampak penutupan bandara.
“Ini kan force majeure, kita enggak bisa melihat situasi. Alhamdulillah kita dapat kabar bahwa sekarang sudah bisa dibuka,” kata Heru di Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung, Selasa 8 September 2026.
Ia mengaku memesan tiket melalui aplikasi Traveloka, bukan secara langsung melalui maskapai Citilink. Kondisi tersebut membuatnya mengalami kesulitan ketika hendak memperoleh informasi terbaru terkait penerbangannya.
Meski sempat mengalami kendala, Heru tetap berharap dibukanya kembali Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung dapat menjadi momentum untuk meningkatkan konektivitas udara dari Kota Bandung.
“Ya, mudah-mudahan tetap flight-nya makin bertambah karena lumayan dekat juga. Senang juga sekarang Husein sudah dibuka lagi,” ucapnya.
Pengalaman serupa dialami Muhammad Sofwan (41), warga asal Pekanbaru, Riau. Ia seharusnya terbang menuju Denpasar pada Minggu (6/9) menggunakan Citilink. Namun, penerbangannya dibatalkan akibat sebaran abu vulkanis.
Sofwan terpaksa melakukan refund tiket dan kembali memesan penerbangan untuk keberangkatan berikutnya.
“Sudah pakai Citilink juga ke Denpasar, tapi dibatalkan. Jadi tiketnya di-refund, terus pesan tiket lagi hari Rabu,” ungkap Sofwan.
Menurutnya, informasi mengenai kondisi penerbangan diperolehnya melalui berbagai sumber. Sementara untuk penerbangan berikutnya, ia mendapat pemberitahuan melalui email dari Citilink bahwa penerbangan masih berstatus sesuai jadwal, meski kemudian mengalami penundaan.
Sofwan mengaku sempat waswas karena sebelumnya sudah berada di bandara ketika penerbangannya dibatalkan.
“Kalau waswas ada, ya. Tapi kalau melihat berita kan sudah ada informasi jelas dari Kemenhub bahwa per hari ini sudah dibuka kembali, ada tujuh bandara,” katanya.
Meski demikian, Sofwan memilih tetap menggunakan transportasi udara untuk perjalanan menuju Bali. Baginya, penerbangan menjadi pilihan yang lebih praktis dibandingkan harus menggunakan moda transportasi darat.
Kini, setelah Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung kembali beroperasi, ia berharap layanan penerbangan dari Bandung dapat semakin stabil sehingga memberikan kepastian dan kemudahan bagi masyarakat.**
Editor: Sonni Hadi