Inilah 12 Kota dan Kabupaten di Jabar yang Belum Pernah Tertangkap OTT Dalam 10 Tahun Terakhir

Ilustrasi
Ilustrasi OTT kepala daerah oleh KPK,
BANDUNG, KejakimpolNews.com -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama sepuluh tahun terakhir sejak 2016 hingga awal Tahun 2026 di wilayah Jawa Barat, berhasil menjerat kasus korupsi yang melibatkan Bupati/Wali Kota, melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT).
Menurut sumber resmi KPK, di Jawa Barat merupakan salah satu provinsi dengan jumlah kepala daerah yang terjerat kasus korupsi (OTT KPK) cukup tinggi. Bupati/wali kota yang pernah atau terkena OTT KPK di Jawa Barat dalam kurun waktu 10 tahun terakhir adalah:
-Kabupaten Bekasi (Ade Kuswara Kunang - Desember 2025)
-Kota Bandung (Yana Mulyana - April 2023)
-Kabupaten Bogor (Ade Yasin - April 2022)
-Kabupaten Cianjur (Irvan Rivano Muchtar - Desember 2018)
-Kabupaten Subang (Ojang Sohandi - 2016)
-Kota Cimahi (Aja Sudrajat & Ajay M. Priatna)
Di antara 27 kabupaten/kota lainnya di Jawa Barat, tercatat ada 12 bupati/wali kota yang tidak pernah mengalami Operasi Tangkap Tangan (OTT) secara langsung oleh KPK.
Menurut sumber yang layak dipercaya, meski beberapa pejabat di bawahnya seperti, kepala dinas/ASN mungkin pernah terjerat dalam kasus berbeda.
Beberapa contoh wilayah yang kepala daerahnya hingga berita ini diturunkan tidak terdaftar dalam OTT KPK dalam kurun waktu 2016-2025.
Berdasarkan update data, kabupaten/kota di Jawa Barat yang belum pernah terjadi OTT adalah:
1.Kabupaten Kuningan
2.Kabupaten Majalengka
3.Kabupaten Sumedang
4.Kabupaten Sukabumi
5.Kabupaten Garut
6.Kabupaten Tasikmalaya
7.Kabupaten Pangandaran
8.Kabupaten Ciamis
9.Kota Banjar
10.Kota Sukabumi
11.Kota Tasikmalaya
12. Kabupaten Bandung
Sementara itu, situasi hukum dapat berubah sewaktu-waktu dan OTT-KPK merujuk pada penangkapan langsung, bukan penyidikan kasus korupsi biasa.**
Author: WHJR
Editor: Maman Suparman