Lapas Banceuy Kembali Jadi Sasaran Penyelundupan Narkoba, Begini Modusnya

Yayan Sofyan
Petugas gagalkan penyelundupan narkoba di Lapas IIA Banceuy melalui temuan bungkusan misterius di area branggang.
BANDUNG, KejakimpolNews.com -- Lapas Kelas IIA Banceuy, Kota Bandung kembali jadi sasaran penyelundupan narkoba.
Kali ini, paket berisi narkotikla jenis sabu-sabu dan tembakau sintetis ditemukan di area brangang, yakni lorong steril yang memisahkan tembok luar dengan bangunan utama lapas.
Berdasarkan informasi, temuan tersebut terungkap saat petugas melakukan pengecekan rutin di area branggang pada Rabu (13/5/2026) pagi. Saat pemeriksaan tersebut, petugas menemukan sebuah paket mencurigakan yang dibungkus lakban cokelat.
Kepala Lapas Kelas IIA Banceuy, Eris Ramdani, mengatakan paket tersebut kemudian diperiksa langsung oleh petugas di hadapannya.
"Ditemukan barang dalam balutan lakban cokelat. Lalu, dicek dan dibuka petugas disaksikan saya secara langsung ternyata berisi narkoba," kata Eris didampingi Plh KA KPLP Lapas Kelas IIA Banceuy, Dia Vriana Syamsuati, Rabu (13/6/2026).
Setelah dibuka, kata Eris, paket tersebut diketahui berisi narkotika jenis sabu seberat 9,99 gram, tembakau sintetis dengan berat bruto 2,98 gram dan satu buah kaca yang diduga digunakan untuk konsumsi narkoba.
Petugas menduga paket tersebut sengaja dilemparkan dari luar lapas untuk diberikan kepada warga binaan. Namun, lemparan tersebut diduga tidak tepat sasaran sehingga barang terjatuh di area branggang.
Saat ini, pihak lapas tengah mendalami kasus tersebut dengan memeriksa rekaman CCTV guna mengidentifikasi pelaku pelemparan maupun narapidana yang diduga menjadi penerima paket haram tersebut.
"Kami masih mendalami dari CCTV terkait penemuan barang terlarang ini untuk menelusuri siapa yang menyimpan atau melempar serta penerimanya," ujarnya.
"Pelaku yang telah menyimpan dan penerima masih kami dalami. Kami menyerahkan barang bukti barang terlarang ini ke BNN Provinsi Jabar," ungkapnya.
Kasus penyelundupan narkoba ke Lapas Banceuy kerap terjadi. Sebelumnya, pada Senin (4/5/2026) lalu, petugas pun berhasil menggagalkan penyelundupan sabu seberat 10,64 gram yang dibawa dua pengunjung, yakni Aditia Saputra dan Syahrul.
Keduanya diketahui menyembunyikan sabu di dalam dubur saat hendak masuk ke lapas. Dari hasil pemeriksaan, aksi tersebut diduga dilakukan atas perintah seorang warga binaan bernama Denis.
Kalapas Banceuy menegaskan pihaknya akan terus meningkatkan pengawasan untuk mencegah masuknya barang-barang terlarang ke dalam lapas.
"Dengan penemuan ini, kami menjadi waspada dan terus melakukan penjagaan dan pengawasan di seluruh area Lapas Banceuy," pungkas Eris.**
Editor: Yayan Sofyan