Jasad Rizki, Pelajar Asal Bojongsoang yang Terseret Ombak Pangandaran Ditemukan

Foto : Istimewa
Jasad Rizki perlajar asal Bojongsiang yang terseret ombak Pangandaran.
PANGANDARAN, KejakimpolNews com --J asad Muhammad Rizki (20), pelajar asal Lengkong. Bojongsoang, Kabupaten Bandung yang dilaporkan hilang setelah terseret arus saat bermain papan selancar di Pantai Barat Pangandaran, akhirnya ditemukan, Senin (20/7/2026) dini hari.
Korban ditemukan terdampar di bibir Pantai Barat Pangandaran, sekitar tiga kilometer dari lokasi awal ia dilaporkan hilang pada Jumat (17/7/2026) petang. Penemuan tersebut mengakhiri operasi pencarian yang dilakukan tim SAR gabungan selama tiga hari.
Kepala Satuan Kepolisian Air dan Udara (Kasat Polairud) Polres Pangandaran AKP M Anang Tri Sodikin mengatakan, pencarian langsung dilakukan setelah korban dinyatakan hilang akibat terseret arus sekitar pukul 17.45 WIB.
"Pada Jumat, 17 Juli 2026, terjadi kecelakaan lautbl 3 orang di Pantai Pangandaran sekitar pukul 17.45 WIB. Dua orang selamat dan satu orang dinyatakan belum ditemukan sehingga kami bersama tim gabungan melakukan pencarian selama tiga hari,” kata Anang kepada wartawan, Senin (20/7/2026).
Memasuki hari keempat pencarian, petugas menerima laporan dari warga mengenai penemuan sesosok jenazah di kawasan Pos 5 Pantai Barat Pangandaran. Tim gabungan kemudian menuju lokasi untuk memastikan identitas korban sekaligus melakukan proses evakuasi.
Menurut Anang, korban ditemukan dalam kondisi telah meninggal dunia setelah terbawa arus hingga ke tepian pantai.
"Saat ditemukan korban sudah meninggal dunia dan posisinya terdampar di pinggir pantai. Selanjutnya korban kami evakuasi ke Rumah Sakit Pandega untuk penanganan lebih lanjut,” ujarnya.
Sebelumnya, Muhammad Rizki dilaporkan hilang saat bermain papan selancar di kawasan Pantai Barat Pangandaran bersama 2 temannya pada Jumat sore. Kuatnya arus laut diduga menyebabkan korban terseret hingga menghilang.
Selama proses pencarian, tim gabungan menyisir perairan Pantai Barat Pangandaran menggunakan sejumlah peralatan pencarian, termasuk perahu dan pemantauan di sepanjang garis pantai. Operasi pencarian akhirnya membuahkan hasil setelah jenazah korban ditemukan terdampar sekitar tiga kilometer dari titik awal kejadian.
Sebelumnya tim Search And Rescue (SAR) gabungan melakukan pencarian terhadap 3 wisatawan yang hilang terseret ombak saat berenang di kawasan Pantai Barat, Kabupaten Pangandaran.
"Dua ditemukan dan 1 orang masih dicari. Mereka merupakan pelajar, " kata Komandan Tim Rescue Pos SAR Pangandaran, Edwin Purnama Pangandaran, Sabtu (18/7/2026).
Menurut Erwin, kecelakaan laut menimpa wisatawan Mohamad Rizki (20) warga Lengkong, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung ini terjadi di kawasan objek wisata Pantai Barat Pangandaran, Jumat (17/7) petang.
Korban, kata Edwin, terseret arus ke tengah lautan bersama 2 temannya, namun 2 temannya berhasil diselamatkan, sedangkan Rizki hilang tenggelam.
"Korban tenggelam terseret arus laut di objek wisata Pantai Barat Pangandaran, dua orang selamat dan satu orang hilang tenggelam dan belum ditemukan," ungkapnya.
Ia menyampaikan, kejadian itu bermula ketika korban bersama dua temannya berenang di Pantai Barat Pangandaran sejak pukul 16.30 WIB, namun tanpa diduga sekitar pukul 18.00 WIB ketiga korban terbawa arus ombak ke tengah lautan.
Salah seorang korban Riyan (18) berupaya menyelamatkan diri berenang menuju bibir pantai, sedangkan kedua temannya terus terbawa arus ke tengah lautan.
Salah seorang saksi nelayan setempat yang melihat kejadian itu langsung berupaya menyelamatkan korban menggunakan perahu, namun hanya satu korban yakni Jatmiko (25) yang berhasil diselamatkan, sedangkan korban satu lagi sudah tidak terlihat lagi.**
Editor: Yayan Sofyan
