Zamzam di Masjid Nabawi, Air Suci Gratis di Tanah Suci, Ini Pasokan dan Sejarah

Yayan Sofyan
Air Zamzam di Masjid Nabawi Madinah Al Munawarrah.
Laporan YAYAN SOFYAN
SUDAH luas dan megah, keberadaan Masjid Nabawi di Madinah ini pun disediakan air zamzam di banyak titik di dalam masjid dan gratis. Ribuan jemaah pun bisa menikmati air zamzam yang suci di tanah suci ini yang berjejer di galon dengan gelas plastik.
Selain bisa langsung meminum dengan cawan plastiknya dibuang ke tempat khusus di pinggir galon, para jemaah pun bisa mengambilnya dengan botol minum atau tumbler untuk dibawa ke hotel tempat menginap.
Ini terekam saat mengikuti perjalanan ibadah bersama 45 jemaah umrah yang diberangkatkan agen Travel PT Madinah Iman Wisata (MIW) Bandung dengan program “Umrah Plus Thaif dan Badar 9H”.
Perjalanan umroh sejak Kamis (2/7/2026), hingga Sabtu (11/7/2026) lalu di Madinah dan Makkah di bawah bimbingan Ustaz Dede S Hidayat dan Ustaz Muhammad Amin Zaini (Mutowif) ini, 3 hari berada di Madinah dan melakukan salat 5 waktu, salat sunat dan berdoa sumerah diri di Masjid Nabawi.
Menariknya, meski di dalam Masjid dikunjungi jutaan jemaah umroh dan haji dari banyak negara, termasuk Indonesia, air zamzam di Masjid Nabawi tersebut tetap tersedia.
Berdasarkan sumber yang dihimpun, kerajaan Arab Saudi melalui Kepresidenan Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi mengungkapkan bahwa lebih dari 58.000 ton air Zamzam telah disalurkan kepada jamaah di Masjid Nabawi Madinah sepanjang tahun 2026 ini.
Dikutip dari gulfnews, pasokan air zamzam tersebut secara berkala diangkut oleh 3.348 truk tangki yang diperlengkapi secara khusus untuk mencegah kontaminasi. Hal ini sebagai bagian dari upaya otoritas Saudi untuk meningkatkan layanan bagi para pengunjung di salah satu tempat paling suci umat Islam tersebut.
Presidensi Masjidil Haram dan Masjid Nabawi juga menyebut sejak awal tahun 2024 lebih dari 208 juta cangkir air Zamzam telah didistribusikan, dan lebih dari 23.000 sampel telah diuji untuk memastikan air tersebut memenuhi standar keamanan dan kualitas yang ketat.
Bagi umat muslim air zamzam diyakini memiliki banyak keberkahan. Hal inilah yang membuat air zamzam diburu banyak umat muslim ketika menjalankan ibadah umrah atau haji.
Dalam salah satu riwayat air zamzam bahkan disebut bisa menyembuhkan penyakit sebagaimana hadis yang diriwayatkan dari Ibnu Abbas RA. Rasulullah SAW bersabda, ''Sebaik-baik air di muka bumi ialah air zamzam. Air zamzam merupakan makanan yang mengenyangkan dan penawar bagi penyakit.'' (HR dari Ibnu Abbas).
Kemunculan air zamzam didasarkan pada kisah Nabi Ibrahim yang menerima mandat dari Allah Swt untuk mengasingkan istrinya Siti Hajar dan anaknya Ismail kecil.
Kisah Air Zamzam berawal dari ribuan tahun yang lalu dan berkaitan erat dengan kehidupan Nabi Ibrahim ‘alaihissalam, istrinya Siti Hajar, dan putranya Nabi Ismail.
Air Zamzam adalah salah satu sumber air paling suci dan bersejarah dalam umat Islam, yang terletak di Masjidil Haram, kota Mekah.
Di tengah perjalanan menuju Ka’bah, dengan panas teriknya matahari di tengah padang pasir Siti Hajar dan Ismail kecil kehausan dan kelaparan, bahkan Ismail kecil menangis tak henti-hentinya. Beberapa biji kurma dan air sebagai bekal dari Ibrahim juga telah habis.
Tidak tega melihat Ismail kecil menangis, Siti Hajar berusaha mencari air dengan berlari dari Bukit Safa ke Bukit Marwah terus menerus. Tercatat Siti Hajar berlari sebanyak tujuh kali. Dan inilah yang kemudian menjadi rukun haji saat ini yaitu Sa'i.
Setelah itu, atas izin Allah kaki kecil Nabi Ismail menghentak ke tanah dan muncul lah mata air yang menyegarkan untuk mereka. Dan itu lah air zamzam yang selalu mengalir dan tidak pernah kering.
Sesuai namanya dalam bahasa arab, air zamzam memiliki makna melimpah atau banyak, maka tidak heran air tersebut sampai saat ini terus melimpah ruah tidak pernah kekeringan. Ketika hendak meminum air zamzam disunnahkan untuk membaca doa, sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah dan Ahmad dari Jabir RA disebutkan, air zamzam sesuai dengan apa yang diniatkan peminumnya.
Tak pernah habis
Air Zamzam tidak pernah habis meski digunakan oleh jutaan orang yang datang setiap tahunnya ke Mekah, baik untuk keperluan minum atau dibawa pulang sebagai oleh-oleh. Kadar mineral yang tinggi dan sifat penyembuhan dari air ini juga telah diakui secara ilmiah oleh beberapa penelitian.
Sesuai dengan Niat orang yang meminumnya, Rasulullah SAW juga sering meminum air Zamzam, terutama setelah melakukan thawaf di Ka’bah. Dalam hadis-hadis Nabi Muhammad SAW, disebutkan bahwa air Zam Zam adalah air yang penuh berkah dan dapat memenuhi niat orang yang meminumnya, baik itu untuk kesehatan, keberkahan, atau keperluan lainnya.
Jika seseorang minum dengan niat untuk penyembuhan, maka air tersebut akan menyembuhkan. Jika diminum untuk memenuhi kebutuhan fisik, maka air tersebut akan mengenyangkan.
Air Zamzam bukan hanya dianggap sebagai air biasa, tetapi sebagai simbol keajaiban dan rahmat Allah Ta’ala. Kisahnya yang penuh makna dan kekuatan spiritual membuat air Zamzam tetap menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan umat Islam.
Melihat betapa pentingnya air bagi kehidupan, kita dapat mengambil pelajaran dari kisah air Zamzam yang terus mengalir hingga hari ini.**
