Rafathar Murid SD Tewas Karena Tenggelam di Curug Maun Kompleks Polda Cimekar Cileunyi

Istimewa
Mohamad Rafathar murid SD (bawah) ditemukan tewas di Curug Maun, Kompleks Polda Desa Cimekar, Kec. Cileunyi (atas).
CILEUNYI, KejakimpolNews.com -- Muhamad Rafathar (10), murid kelas IV SD ditemukan tewas diduga tenggelam di Curug Maun, Kompleks Polda, RT. 01/RW. 06, Desa Cimekar, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Sabtu (8/8/2026) petang.
Korban warga Kampung Tagog RT.06/RW.03, Desa Cimekar, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung ini, begitu ditemukan di curug tersebut sempat dibawa ke RS AMC Cileunyi.
Kades Cimekar, Iwan Darmawan ketika dikonfirmasi membenarkan peristiwa tragis yang menimpa
Muhamad Rafathar murid SD tersebut.
"Betul, saat ada laporan kejadian tersebut, saya bersama Babinsa Desa Cimekar Serka Budi Prasetia dan Bhabinkamtibas Desa Cimekar Aiptu Haris Mugia mendatangi lokasi kejadian," kata Iwan, Minggu (9/8/2026.
Baik Iwan, Bhabinkamtibmas ataupun Babinsa menerangkan kronologi kejadiannya tragis tersebut.
Menurut keterangan seorang saksi, Ramdani Ramadan (36) Sabtu (8/8/2026) sekira pukul 12.45 WIB, saat sedang beristirahat dari pekerjaan, mendapat informasi dari istrinya bahwa korban Muhamad Rafathar, dikabarkan tenggelam di Curug Maun.
Mendapat informasi tersebut, saksi kemudian bersama warga melakukan upaya pertolongan dan pencarian terhadap korban. Sekira pukul 13.30 WIB, korban berhasil ditemukan dan dievakuasi dari lokasi kejadian.
Selanjutnya, korban dibawa ke RS AMC untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan dan upaya pertolongan oleh pihak rumah sakit, korban dinyatakan telah meninggal dunia.
Sekira pukul 15.30 WIB, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Cimekar menerima laporan/informasi dari warga terkait kejadian tersebut. "Selanjutnya, personel Polsek Cileunyi mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan, pendataan, serta meminta keterangan dari saksi-saksi," kata Iwan.
Setelah dilakukan penanganan, jenazah korban dibawa ke rumah duka. "Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menyatakan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban," ujar Babinsa Serka Budi Prasetia dan Bhabinkamtibmas Aiptu Haris Mugia.
Sekira pukul 17.00 WIB, jenazah korban dimakamkan oleh pihak keluarga di TPU Kampung Tagog RT. 04/04, Desa Cimekar, Kecamatan Cileunyi.**
Editor: Yayan Sofyan
