2 Siswi SMKN 9 Bandung Luka Tertabrak Pemotor Kawasaki Ninja Jalur Cepat Jalan Soekarno Hatta

Foto : Istimewa
Lokasi lakalantas yang menyebabkan 2 siswi SMKN 9 Bandung tertabrak Kawasaki Ninja di jalur cepat Jalan Soekarno Hatta
BANDUNG, KejakimpolNews.com -- Lagi, peristiwa kecelakaan lalu lintas (lakalantas) terjadi di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung. Lakalantas kali ini, korbannya dua suswi ketika menyeberang jalan dan tertabrak oleh sepeda motor dan mengalami luka serius di jalur cepat, Jumat (21/8/2026) pagi.
Insiden yang terjadi tepat di depan Kantor ATR/BPN, Kecamatan Buahbatu, Kota Bandung ini, selain 2 remaja putri yang merupakan siswi SMKN 9 Bandung mengalami luka, pemotor Kawasaki Ninja tersebut dan yang dibonceng pun mengalami luka.
Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung AKP Fiekry Adi Perdana ketika dikonfirmasi membenarkan peristiwa lakalantas tersebut.
"Kasusnya sudah ditangani Unit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung. Empat korban luka sudah dibawa ke rumah sakit terdekat," kata Fiekry, Sabtu (22/8/2026).
Menurut Fiekry, berdasarkan keterangan saksi dan olah tempat kejadian perkara (TKP), kejadian bermula saat sepeda motor Kawasaki Ninja nopol D 5350 AAA yang dikendarai RR (16) membonceng SS (15), melaju dari arah timur ke barat. Sementara korban AR (17) dan TW (16) merupakan siswi SMKN 9 Bandung hendak menyeberang.
"Pemotor Kawasaki Ninja melaju dari arah timur ke barat di jalur cepat. Tiba di TKP kurang konsentrasi sehingga menabrak penyeberang jalan yang menyebrang dari arah selatan ke utara," ungkap Fiekry.
Pemotor dan penumpangnya mengalami luka-luka dalam kecelakaan tersebut. Keduanya dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. Begitu pula 2 siswi yang tertabrak pun juga dibawa ke rumah sakit.
"Akibat dari kecelakaan lalu lintas tersebut pengendara sepeda motor berikut penumpangnya dan dua penyebrang jalan mengalami luka-luka dibawa ke RS Al Islam Kota Bandung," ujarnya.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, Fiekry menduga pengendara motor melaju dengan kecepatan tinggi di jalur cepat sebelum kecelakaan terjadi.
"Berdasarkana keterangan saksi dan olah TKP pengendara diduga kurang konsentrasi saat melaju di Jalan Soekarno-Hatta," pungkas Fiekry. **
Editor: Yayan Sofyan


