"Folger Peduli" Berbagi Sembako Gratis Kepada Masyarakat Terdampak Asap Karhutla di Pontianak

Foto : Istimewa
Ustadz Mustadi mediator tengah membagikan sembako untuk warga terdampak Karhutla di Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Pontianak, Kalimantan Barat.
PONTIANAK, KejakimpolNews.com -- Sampai Ahad (13/9/2026) kabut asap di Kalimantan masih tebal, dampak dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah. Termasuk Juga di Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya Pontianak dan sekitarnya, kabut semakin terasa menyesakan.
Jalanan gela, warga diminta untuk mengenakan masker karena kualitas udara untuk bernapas dan jarak pandang semakin menurun.
Kondisi kemarau yang membersamai karhutla terkadang membuat pemerintah dan tim kadang mengalami kesulitan dalam memadamkan api. Hal ini karena kurangnya sumber air untuk media pemadaman.
Dampak lain, masyarakat terkadang kesulitan air bersih dan sebagian sulit beraktivitas. Kegiatan sekolah dijalankan dengan sistem daring, dan sudah berjalan tiga pekan. Bahkan Bandara Supadio juga mendapatkan imbas sebab kondisi tersebut.
Melihat kondisi itu, perusahaan Folger asal Amerika Serikat melalui tim Cabang Pontianak yang di pandu oleh ustadz Mustadi, terketuk hatinya untuk melakukan kegiatan amal sosial bekerjasama dengan masyarakat guna meringankan sedikit beban kesulitan mereka.
Program bantuan untuk warga melalui "Folger Peduli" ini yakni membagikan sembako gratis kepada masyarakat yang membutuhkan di Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya Pontianak.
Atas bantuan dana dari Folger dan para muhsinin dan muhsinat seperti Kak Cindy dan tim, keluarga ibu Leti dan tim serta yang lain, akhirnya program amal tersebut terlaksana. Warga pun merasa terbantu dan berucap doa, semoga Allah SWT memberikan balasan yang terbaik bagi para donatur
Warga juga berharap, kemarau dan bencana kabut di Pontianak dan sekitarnya bisa segera berlalu dan kegiatan masyarakat bisa normal kembali, khususnya di Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Pontianak, Kalimantan Barat.**
Editor: Maman Suparman