Remaja Rifal Terpeleset Saat Hendak Wudu di Sungai Citarum dan Tenggelam, Jasadnya Berhasil Ditemukan

foto

SAR Bandung

Tim SAR evakuasi jasad remaja Rifal dari Sungai Citarum

CIANJUR, KejakimpolNews.com -- Rifal Lurohman (18), seorang remaja ditemukan tewas setelah sebelumnya dilaporkan terpeleset dan terbawa arus Sungai Citarum di Kabupaten Cianjur saat hendak berwudu.

Jasad korban ditemukan Tim SAR Gabungan Rabu (9/9/2026) pagi, sekitar 9 kilometer dari lokasi awal korban dilaporkan tenggelam dan terbawa arus Sungai Citarum.

Peristiwa tragis tersebut berawal saat Rifal hendak mengambil air wudu di Sungai Citarum, tepatnya di Kampung Bantar Caringin, Desa Cihea, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, Selasa (8/9/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung, Ade Dian Permana mengatakan, korban diduga terpeleset saat berada di sekitar sungai hingga akhirnya terbawa arus sungai.

"Korban sebelumnya dilaporkan diduga terpeleset dan terbawa arus Sungai Citarum pada Selasa kemarin sekitar pukul 18.00 WIB saat hendak mengambil air wudu,” ujar Ade, Rabu (9/9/2026).

SAR Bandung, kata Ade baru menerima laporan pada Rabu pagi dan tim SAR langsung diberangkatkan untuk melakukan pencarian terhadap korban.

“Kami menerima lapora kejadian pada pukul 05.45 WIB. Tim SAR kemudian diberangkatkan pukul 06.00 WIB untuk melakukan pencarian,” ujar Ade.

Ketika proses pencarian berlangsung, Tim SAR Gabungan mendapat informasi dari masyarakat mengenai penemuan jasad di aliran Sungai Citarum.

“Pada pukul 08.00 WIB, kami menerima informasi dari masyarakat terkait penemuan jasad jaraknya sekitar 9 kilometer dari lokasi saar kejadian,” terang Ade.

Menerima informasi tersebut, petugas langsung bergerak menuju lokasi penemuan untuk memastikan identitas korban.

“Tim SAR Gabungan langsung menuju lokasi dan berhasil mengevakuasi korban pada pukul 08.34 WIB,” katanya.

Setelah dievakuasi, jasad korban merupakan Rifal Lurohman yang sebelumnya dilaporkan tenggelam dan terbawa arus Sungai Citarum.

Jasad Rifal kemudian dibawa ke Pesantren Assalaful Jadid Yayasan Albantari untuk proses selanjutnya.

"Kepada masyarakat kami imbau agar berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama ketika kondisi arus deras yang berpotensi membahayakan keselamatan,” pungkas Ade.**

Editor: Yayan Sofyan

Bagikan melalui
Berita Lainnya
UMKM Disiapkan jadi Etalase Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung
Jembatan Merah Putih di Rancabali, Akses Sekolah dan Ekonomi Warga Kini Lebih Mudah
Istri Ungkap Detik-detik Saat Menerima Kabar Aiptu Asep Suhara Suaminya Jadi Korban Tabrak Lari
Motornya Ambruk di Jalan Berlubang Rancaekek-Majalaya, Pasutri Itu Tewas Tergilas Ban Truk
Terseret Ombak Karangpapak Garut, Jasad Murdani Ditemukan, Ardi dan Irfan Masih Dicari