Jasad Karyawan Tergantung di Gudang Toko Ngamprah KBB, Polisi Temukan Riwayat Judi Online di HP-nya

foto

Ilustrasi

Ilusatrasi jasad tergantung

BANDUNG BARAT, KejakimpolNews.com - MDS (25) karyawan Toko Rukun Mulya di Desa Pakuhaji, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), ditemukan jasadnya tergantung pada seutas tambang plastik di dalam gudang toko.

Jajaran Satreskrim dan Inafis Polres Cimahi saat memeriksa tempat kejadian perkara (TKP) menemukan telepon genggam (HP) di saku baju korban, Isinya dtemukan jejak digital dan riwayat akses ke sejumlah situs judi online termasuk percakapan terkait permintaan uang untuk deposit.

Kasi Humas Polres Cimahi Iptu Gofur Supangkat mengungkap Senin (14/9/2026), temuan tersebut menjadi bagian dari pendalaman polisi untuk mengetahui latar belakang kejadian.

“Jadi dari hasil pengecekan handphone korban, ditemukan riwayat akses ke sejumlah situs judi online. Ada juga riwayat percakapan yang menunjukkan korban kerap meminta transfer uang kepada temannya untuk deposit judi online,” kata Gofur.

MDS ditemukan meninggal dunia di bagian gudang Toko Rukun Mulya yang berada di Kampung Cikawati RT.03/RW.03, Desa Pakuhaji, pada Sabtu (12/9/2026) pagi.

Jasad korban pertama kali diketahui oleh rekan kerjanya, MF (19), sekitar pukul 09.30 WIB ketika hendak membuka toko. Saat itu, pintu rolling door gudang terlihat tertutup rapat, berbeda dari kondisi biasanya.

Karena curiga, MF kemudian melihat ke dalam melalui lubang bekas kunci pada pintu rolling door. Dari sana, saksi melihat korban sudah dalam posisi tergantung.

“Saksi kemudian melihat korban sudah dalam posisi tergantung. Karena kaget, saksi langsung berteriak dan meminta bantuan warga sekitar,” ujar Gofur.

Warga dan aparatur kewilayahan kemudian mendatangi lokasi sebelum kejadian tersebut dilaporkan kepada kepolisian.

Personel Polsek Padalarang bersama Tim Inafis Polres Cimahi selanjutnya mendatangi TKP sekitar pukul 11.00 WIB untuk melakukan olah TKP. Dalam pemeriksaan awal, korban ditemukan menggunakan tali tambang plastik berwarna kuning yang diikatkan pada palang gerendel rolling door.

“Hasil pemeriksaan luar oleh Tim Inafis menunjukkan terdapat bekas jeratan pada leher korban. Namun, petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan fisik lainnya pada tubuh korban,” jelasnya.

Polisi juga menggali keterangan mengenai aktivitas korban sebelum ditemukan meninggal dunia. Korban diketahui masih berkumpul bersama rekan-rekannya hingga sekitar pukul 02.30 WIB untuk minum kopi.

Sekitar pukul 03.00 WIB, rekan-rekan korban mulai beristirahat. Sementara MDS berpamitan untuk masuk ke kamar bagian belakang.

Sejumlah barang bukti kemudian diamankan untuk kepentingan penyelidikan, termasuk telepon genggam korban. Dari pemeriksaan perangkat tersebut, polisi menemukan riwayat akses ke situs judi online dan percakapan terkait permintaan transfer uang untuk deposit.

Pihak keluarga korban yang diwakili kakak kandungnya menyatakan menolak dilakukan autopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah serta takdir.

“Berdasarkan hasil pengecekan pada handphone korban, ditemukan riwayat akses ke sejumlah situs judi online. Selain itu, ada riwayat percakapan yang menunjukkan korban kerap meminta transfer uang kepada temannya untuk deposit judi online,” tandas Gofur.**

Editor: Sonni Hadi

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Vandalisme di Kolong Jembatan Tol Cisumdawu, Jatinangor Sudah Bersih, Kapan Cileunyi?
Wartawan Bandung Gelar Aksi Solidaritas Hilangnya 5 Wartawan Peliput Erupsi Gunung Anak Krakatau
Ancaman Gempa Sesar Lembang, Warga Rusunawa Cingised Kota Bandung Antusias Ikuti Mitigasi
Dapur SPPG Pengolah MBG yang Menyebabkan 32 Siswa SD Cipeundeuy KBB Keracunan, Disuspend 20 Hari
Dump Truk Seruduk Toko dan Sambar 2 Pejalan Kaki di Cileunyi, 1 Tewas 1 Luka Berat