23 Warga Sekampung di Karangpawitan Garut Korban Kapal Virgo di Laut Jawa, Polisi Siap Kawal Kepulangannya

foto

Istimewa

Masjid Al Hasbi di Desa Situsaeur, Karangpawitan Garut, jadi Posko untuk menampung informasi tentang korban insiden kapal Virgo yang terbalik di Laut Jawa,

GARUT, KejakimpolNews.com -- Sebanyak 23 warga sekampung di Desa Situsaeur, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut korban tragedi kapal Virgo Transport 8 yang terbalik di Laut Jawa menjadi tragedi memilukan, khususnya Karapawitan, umumnya Garut.

Bagaimana tidak, meski 11 korban selamat, namun 2 orang ditemukan tewas dan 10 lainnya saat ini masih proses pencarian. Ke-11 orang yang selamat dan 2 yang tewas masih berada di rumah sakit Banjarmasin dan Banjarbaru, Kalimantan Selatan bersama ratusan korban lainnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ke-23 korban tersebut yakni Rehan, Amo, Willy, Ehab, Akmal, M. Iwan, Erik, Iki, M. Agus, Fauzan, dan Fathir (korban selamat), Enjang dan Risyan (korban tewas). Sedangkan korban yang belum ditemukan yakni Utep, Acim, Usep, Raden, Kiki, Agil, Rio, Hakim, Salbi, Aep, dan Ikhsan.

Mereka ini merupakan kru kapal dari dari satu kampung di Desa Situsaeur, Kecamatan Karangpawitan dan ada hubungan saudara. Beberapa di antaranya baru saja bekerja di sana.

Hal ini dibenarkan Agus (34), kerabat dari para korban. Menurut Agus, pihak keluarga membenarkan jika para korban tersebut merupakan bagian dari mereka.

"Ya kebetulan hampir semuanya dari kampung saya, istilahnya "sadudulur". Ke-23 korban KM Virgo sekampung ini berstatus sebagai kru kapal," kata Agus di posko korban KM Virgo di Masjid Al Hasbi Desa Situsaeur Kecamatan Karangpawitan, Selasa (15/9/2025).

Diberitakan, penumpang dan kru kapal Virgo Transport 8 berjumlah 243 yang mengalami kecelakaan dan terbalik, pada Minggu (13/09/2026).

Dari 243 penumpang tersebut, 23 di antaranya warga Kecamatan Karangpawitan Garut. Dua kapal yang membawa korban telah tiba di Pelabuhan Penumpang Trisakti Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Sebanyak 23 korban kapal Virgo warga Karangpawitan ini teridentifikasi berasal dari satu desa yang sama, yakni dari Desa Situsaeur, Kecamatan Karangpawitan. P

Polisi Siap Kawal

Sementara itu, Kapolres Garut, AKBP Niko N Adi Putra mengatakan, dari 23 korban terbaliknya KM Virgo berasal dari Karangpawitan Garut dua di antaranya, dinyatakan meninggal dunia, 11 orang selamat, dan 10 orang lainnya belum ditemukan.

"Dua yang sudah ditemukan meninggal dunia Almarhum Enjang dan Almarhum Risyan," kata Niko.

Polres Garut sendiri, sambung Niko, siap untuk melakukan pengawalan terhadap proses kepulangan korban. Di sisi lain, personel Polres Garut juga dikerahkan untuk membantu segala proses yang diperlukan oleh keluarga korban di Garut.

Sebagai bentuk empati, Niko mempersilakan keluarga korban untuk mendatangi Polres Garut jika membutuhkan bantuan. Selain itu, upaya trauma healing juga sedang dikaji untuk diberikan kepada keluarga korban.

"Yang pasti, pihak kepolisian siap untuk mengawal kedatangan, sampai ke pihak keluarga. Kami tentu turut berduka. Mari kita doakan agar tim pencari di sana segera menemukan korban yang belum ditemukan," harapnya.

Selain itu, Niko pun berharap segera bisa mengembalikan korban yang sudah ditemukan, agar bisa kembali kepada pihak keluarga.

"Tentunya, kita pun disini terus mendoakan kepada pihak keluarga yang anggotanya meninggal dunia, agar diterima di sisi-Nya dan diberikan tempat terbaik," ungkap Niko.

Polres Garut pun telah menunjukkan kepedulian terhadap keluarga warga yang menjadi korban musibah kecelakaan laut KMP Virgo Transport 8 tersebut.

Kapolres Garut bersama Ketua Bhayangkari Cabang Garut Ny. Vicka Niko, jajaran pejabat utama Polres Garut dan Forkopimcam melaksanakan takziyah, sekaligus memberikan tali asih kepada keluarga korban.**

Editor: Yayan Sofyan

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Horor Pitbull Serang Seorang Bocah Perempuan di Arjasari Hingga Luka Parah, Ini Kata Polisi
Terlibat Operasi Libas Lodaya 2026, Tim Dokkes Polda Jabar Periksa Kesehatan Personel
Bandara Husein Sastranegara Ditutup Dampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
Jasad Karyawan Tergantung di Gudang Toko Ngamprah KBB, Polisi Temukan Riwayat Judi Online di HP-nya
40 Hektare Hutan Ciremai Terbakar, Masih Ada Kepulan Asap dan Titik Api di Erpah