Diguncang Gempa "Swarm" 118 Kali, Penduduk Takut "Kiamat Bandung"

foto

Ilustrasi

Ilustrasi gempa

Catatan RIDHAZIA
(Wartawan Senior)

KABUPATEN dan Kota Bandung diguncang sebanyak 118 kali gempa bumi dangkal "swarm" dengan magnitudo 1,0 hingga 3,4 sejak 11 Agustus hingga 17 September 2026. Demikian laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Meski bermagnitudo skala kecil antara 1,0-3,4 goyangan fenomena alam menguras emosi penduduk.

Dilaporkan, gempa ini terasa sangat dekat dengan permukaan tanah, sehingga gelombang hentakannya begitu mengguncang.

"Kiamat Bandung"

Ada ketakutan luar biasa bahkan mimpi buruk sehingga memicu kecemasan massal. Menguras emosi. Rasa cemas dan takut untuk tidur di dalam rumah karena khawatir jika rumahnya ambruk.

Dalam bayangan penduduk gempa kali akan menandai terjadi "kiamat" Bandung akibat megatrust. Sebuah patahan aktif di daratan wilayah Bandung Raya yang jaraknya sangat dekat dengan permukiman.

Penjelasan Ilmuwan

Fenomena alam ini menurut pakar kebencaam ini adalah rangkaian gempa berulang tanpa ada satu gempa utama (mainshock). Dan,bukan pertanda akan terjadi gempa besar.

Secara teoritis gempa yang melanda Bandung selama sebulan sejak Agus-September murni gempa tektonik akibat aktivitas sesar aktif lokal. Bukan disebabkan oleh pergerakan magma dari dalam perut bumi.**

Bagikan melalui
Berita Lainnya
UMKM Disiapkan jadi Etalase Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung
Dapur SPPG Pengolah MBG yang Menyebabkan 32 Siswa SD Cipeundeuy KBB Keracunan, Disuspend 20 Hari
Lahan di Ciumbuleuit Terbakar Hebat, 19 Warga Terkena ISPA, Sekolah dan RS Salamun Terpapar Asap
Terseret Ombak Karangpapak Garut, Jasad Murdani Ditemukan, Ardi dan Irfan Masih Dicari
Detik-Detik Truk Tangki Terjun ke Jurang di Jalur Lingkar Gentong Tasikmalaya Videonya Tersebar