Terseret Ombak Karangpapak Garut, Jasad Murdani Ditemukan, Ardi dan Irfan Masih Dicari

Petugas mengevakuasi jasad Murdani yang tergulung ombak Pantai Karangpapak, Garut
GARUT, KejakimpolNews.com - Operasi Search and Rescue (SAR) gabungan pencarian kecelakaan laut di Pantai Karangpapak, Kabupaten Garut menunjukkan hasil, Rabu (26/8/2026).
Tim SAR) gabungan berhasil menemukan satu dari tiga wisatawan yang sebelumnya dilaporkan hilang, setelah tergulung ombak besar di Pantai Karangpapak, Kecamatan Cikelet, Selasa (25/8/2026). Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di kawasan Muara Kancil pada Rabu (26/8/2026) siang.
Saat ini tim gabungan tersebut telah mengevakuasi korban ke darat, dan tengah melakukan identifikasi identitas jenazah.
Kasi Humas Polres Garut, Ipda Susilo Adhi mengatakan, setelah melakukan penyisiran ke arah barat, aparat gabungan yang dibantu warga menemukan korban di radius 1 kilometer dari tempat kejadian perkara (TKP) awal korban hilang.
"Pada hari kedua pencarian, tim berhasil menemukan satu orang korban di sekitar Muara Kancil, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut. Korban ditemukan sekitar pukul 11.00 WIB, kurang lebih 1 kilometer ke arah barat dari lokasi kejadian awal,” katanya.
Memasuki hari kedua, tim gabungan SAR yang melibatkan dari Pol Airud Polres Garut, Balawista, nelayan, dan SAR Bandung sejak pagi terus melakukan pencarian. Petugas gabungan ini melakukan penyisiran melalui jalur darat sejauh kurang lebih 4 kilometer ke arah barat dengan mengikuti arah angin.
Bukan hanya menggunakan perahu untuk melakukan pencarian di laut, petugas juga menggunakan kendaraan ATV untuk menyisir bibir pantai.
"Dalam kegiatan tersebut, tim menggunakan kapal patroli, satu unit mobil Jeep, dua unit kendaraan ATV, dan kapal nelayan. Jadi bukan saja di jalur laut, tapi di sepanjang garis pantai kita lakukan penyisiran,” tambahnya.
Pascadilakukan identifikasi, korban terseret ombak Pantai Karang Papak Garut yang ditemukan meninggal merupakan remaja beridentitas Murdani Siahaan (18). Kini petugas tengah fokus melanjutkan pencarian 2 korban lainnya yang statusnya masih hilang.
“Berdasarkan hasil identifikasi, korban diketahui warga Aceh Tenggara, Kota Cane, Kabupaten Aceh Tenggara. Sementara dua temannya yakni Ardi M Nababan (27), asal Kabupaten Sumedang dan Irfan Nababan (18), warga Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut masih dicari," ungkapnya.
Kini jasad Murdani telah berada di kamar jenazah RSUD Pameungpeuk Garut, guna kepentingan pemulasaraan. Pihak keluarga korban terseret ombak Pantai Karang Papak Garut telah diberitahu petugas, bahwa yang bersangkutan telah ditemukan dalam keadaan tak bernyawa.
Diberitakan, tiga orang wisatawan hilang terseret arus saat berenang di Pantai Karangpapak, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Selasa (25/8/ 2026).
Ketiga wisatawan itu yakni Ardi M. Nababan (27), asal Kabupaten Sumedang, Irfan Nababan (18), warga Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, dan Murdani Siahaan (18), warga Aceh Tenggara, Kota Cane.
Mereka datang bersama rombongan untuk berwisata sebelum masuk ke laut untuk berenang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa terjadi sekitar pukul 11.45 WIB.
Menurut Supriyono (24), seorang saksi, rombongan langsung menuju pantai setelah tiba di lokasi.
Kemudian, Ardi terseret arus ke arah tengah laut. Dua rekannya berusaha menolong. Namun tragis, Irfan dan Murdani pun turut terseret arus hingga ke tengah laut.
Upaya penyelamatan kemudian dilakukan petugas gabungan melibatkan personel Satuan Polisi Perairan dan Udara atau Satpolairud Polres Garut, anggota Polsek Cikelet, Balawista, nelayan, dan masyarakat menyisir kawasan perairan Pantai Karangpapak.
Kasat Polairud Polres Garut, Iptu Aep Saprudin mengatakan, pencarian dilakukan segera setelah petugas menerima laporan. Tim gabungan dikerahkan untuk mencari ketiga wisatawan yang terseret arus.
“Setelah menerima laporan terkait 3 wisatawan yang terseret arus, personel Satpolairud bersama Polsek Cikelet, Balawista, nelayan dan masyarakat langsung melaksanakan pencarian di sekitar lokasi kejadian,” kata Aep.
Menurut Aef, pencarian tidak hanya dilakukan dari garis pantai. Petugas pun menyisir kawasan perairan di sekitar lokasi kejadian. Nelayan setempat dilibatkan karena mengetahui karakteristik arus dan kondisi perairan di Pantai Karangpapak.
Hingga sore, ketiga korban belum ditemukan. Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian dan berkoordinasi dengan seluruh unsur yang terlibat untuk memperluas area penyisiran.**
Editor: Yayan Sofyan
