HUT ke-71 Lantas, Ditlantas Polda Jabar Resmikan Digitalisasi E-Ramcek dan Jawara Lalu Lintas

foto

HUT ke-71 lalu Lintas, Ditlantas Polda Jabar luncurkan digitalisasi E-Ramcek dan Jawara Lalu Lintas

BANDUNG, KejakimpolNews.com -- Memperingati HUT ke-71 lalu lintas, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda) Jabar terus berinovasi menggenjot efektivitas pelayanan dan pengamanan di jalan raya.

Langkah taktis itu diwujudkan lewat peluncuran dua aplikasi internal berbasis digital, yakni Jawara Lalu Lintas dan E-Ramcek.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jabar, Kombes Pol. Reydian Kokrosono, membeberkan bahwa terobosan digital ini dihadirkan agar setiap gerak langkah dan tindakan kepolisian di tengah masyarakat bisa berjalan kian cepat, taktis, serta responsif

“Aplikasi internal ini mendukung kinerja kita ke depan, sehingga tindakan kita di tengah-tengah lapangan benar-benar responsif dan lebih cepat,” ujar Kombes Pol. Reydian saat syukuran HUT ke-71 lalu lintas di Aula Ditlanlantas Polda Jabar, Selasa (22/9/2026).

Reydian merinci, aplikasi pertama yang diluncurkan adalah Jawara Lalu Lintas. Perangkat lunak ini dirancang khusus untuk memanajemen operasional lalu lintas secara terintegrasi, yang terhubung langsung dengan Regional Traffic Management Center (RTMC) serta gawai tablet milik para Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) di seluruh jajaran wilayah hukum Polda Jabar.

Melalui sistem tersebut, pihaknya dapat membangun kolaborasi secara seketika (real-time) bersama para stakeholder terkait. Tujuannya satu: merajut keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang semakin mantap di bumi Pasundan.

Sementara itu, inovasi kedua difokuskan pada sektor pengujian kelaikan kendaraan lewat aplikasi E-Ramcek. Melalui sistem ini, Ditlantas Polda Jabar resmi mendigitalisasi proses inspeksi keselamatan kendaraan (ramp check) yang selama ininya masih didominasi cara-cara manual.

Dalam pengembangan sistem digital ini, Polda Jabar juga menggandeng sinergi kuat bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) serta Dinas Perhubungan (Dishub) setempat.

“Selama ini ramp check sudah kita laksanakan tapi masih manual, belum terdata, dan tidak punya big data untuk evaluasi. Dengan E-Ramcek, ke depan ketika kita melangkah melaksanakan pemeriksaan, kita sudah punya data riwayat kendaraan tersebut,” jelas Reydian

Senada dengan hal tersebut, Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menambahkan bahwa dalam sistem E-Ramcek ini, status kelayakan kendaraan akan terdeteksi secara transparan.

Mulai dari kategori kendaraan yang dinilai tidak layak jalan, kendaraan yang masih diperbolehkan beroperasi dengan catatan perbaikan tertentu, hingga kendaraan dalam kondisi prima di mana seluruh komponen utama dan pendukungnya lengkap serta berfungsi baik.

“Tujuan akhirnya, kita ingin menjamin keselamatan berlalu lintas, khususnya terhadap para sopir, angkutan umum, serta kendaraan-kendaraan besar yang beroperasi di wilayah Jawa Barat,” pungkas Kombes Pol. Hendra.**

Editor: Yayan Sofyan

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Pria Paruh Baya Luka Parah Tertabrak Motor Saat Menyeberang di Jalan Soekarno Hatta Bandung
38 Anggota Polda Jabar Dipecat Tidak Dengan Hormat, Kapolda: Pembelajaran Bagi Seluruh Personel Polri
Diduga Keracunan MBG, Belasan Anak SDN 02 Cipeundeuy Padalarang KBB Dilarikan ke Rumah Sakit
Hadapi Potensi Gempa Dahsyat Sesar Lembang, BPBD Kota Bandung Adakan Simulasi Evakuasi Mandiri
Mahasiswa UPI Tewas di Jalan A.H Nasution Kawasan Tagog Setelah Kendaraannya Tertabrak Avanza