Demo Massa Mahasiswa Diwarnai Bakar-Bakaran di Sejumlah Titik di Kota Bandung

foto

Yayan Sofyan

Demo mahasiswa Bandung berlangsung hingga sore dan sempat bakar-bakaran di antaranya di Simpang Jalan Braga/Suniaraja.

BANDUNG, KejakimpolNews,com -- Aksi demo massa mahasiswa dan elemen masyarakat sipil yang berlangsung di beberapa titik Kota Bandung Selasa (20/10/2026) ternyata diwarnai bakar-bakaran.

Demo yang digelar dengan mengusung tema "Mengevaluasi Dua Tahun Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka" hingga petang sempat diwarnai aksi bakar-bakar di beberapa lokasi.

Berdasarkan pantauan, lokasi dan bakar-bakaran, setelah setelah bergerak dari kawasan Simpang Lima dan Asia Afrika, massa aksi bergeser ke Jalan Braga sekitar pukul 17.00 WIB.

Di perempatan Braga/Suniaraja, sempat terjadi aksi pembakaran barier (pembatas jalan) dan penyalaan petasan beberapa kali yang sempat membuat wisatawan panik dan pertokoan setempat menutup pintu demi keamanan.

Sementara ratusan mahasiswa (termasuk dari aliansi BEM SI Kerakyatan Jabar dan Universitas Pasundan) memblokade Jalan Diponegoro di depan Gedung DPRD Jabar/Gedung Sate. Di sini mereka juga melakukan aksi bakar ban serta pemasangan spanduk kritikan.

Tuntutan Pendemo

Massa gabungan membawa sejumlah poin tuntutan utama, antara lain:
1. Mendesak pemerintah menetapkan status Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) sebagai bencana nasional.
2. Menyoroti masalah ekonomi, seperti pelemahan nilai tukar rupiah dan tata kelola anggaran negara.
3. Menolak pemotongan dana pendidikan demi program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih.
4. Menuntut penuntasan kasus korupsi dan perbaikan jaminan ruang hidup bagi rakyat.

Pihak kepolisian sempat menutup arus lalu lintas di sekitar Jalan Braga dan mengalihkan kendaraan karena pemblokiran jalan oleh massa.

Polda Jabar dan Polrestabes Bandung telah menyiagakan 3.248 personel gabungan (Polri, TNI, Satpol PP, Dishub, hingga Damkar) untuk mengawal jalannya aksi secara persuasif dan mengantisipasi tindakan anarkis.

Sebagian kelompok mahasiswa dilaporkan sudah mulai membubarkan diri secara kondusif menjelang malam hari (sekitar pukul 17.50 WIB), namun petugas tetap berjaga di titik-titik vital seperti Gedung DPRD Jabar, Simpang Lima, dan Jalan Asia Afrika untuk memastikan situasi Kota Bandung kembali normal.

Bagi warga yang hendak melintas ke area-area tersebut, diimbau untuk mencari rute alternatif.**

Editor: Yayan Sofyan

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Cegah Influenza A Mewabah, Jangan Panik Dinkes Kota Bandung Ajak Warga PHBS
Demo Berujung Vandaliasme di Simpang Lima, Pemkot pun Kerja Keras Bersih-Bersih
Kapolresta Bandung, Kombes Pol Tri Suhartanto: Jangan Sekali-Kali Kita Menyakiti Hati Masyarakat
Giliran Pemotor Meluncur di Tol Cipularang Tanpa Hambatan
5 Hektare Rumpun Bambu Terbakar di 4 Lokasi Pemicunya Sisa Bara Api Sampah