DR Dengan Brutal Membacok Istri yang Tengah Tidur dan Ayah Mertuanya Hingga Keduanya Luka Berat

foto

Yayan Sofyan

Iis, korban pembacokan brutal oleh DR, suaminya di Ciamis dalam perawatan medis

CIAMIS, KejakimpolNews.com -- Penganiayaan brutal gemparkan warga Dusun Caringin, RT.022/RW.07, Desa Pasirnagara, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis.

DR (36), seorang suami tega membacok istri serta ayah mertuanya sendiri menggunakan sebilah golok pada Selasa (20/10/2026) malam sekitar pukul 23.00 WIB.

Korban pembacokan adalah Iis Windi Astuti (34) istri pelaku dan Hadis (74), ayah mertua pelaku. Akibatnya, Iis mengalami luka bacok parah di bagian kepala dan tangan, sementara Hadis ayahnya menderit luka sabetan golok bagian tangannya.

Berdasarkan saksi mata dan kepolisian setempat, peristiwa tragis itu bermula ketika korban, Iis Windi tengah tidur lelap di dalam rumahnya. Secara mendadak, DR, pelaku yang tak lain adalah suaminya sendiri datang dan mendobrak pintu dapur hingga jebol.

DR datang dengan penuh emosi tapi belum diketahui motifnya itu langsung masuk ke kamar dan menyerang korban yang tengah tidur menggunakan sebilah golok.

Iis yang terluka terkejut dan berteriak histeris meminta pertolongan sambil berusaha menyelamatkan diri. Iis berlari menuju rumah tetangganya yang berada tepat di samping rumah. Iis menggedor dan masuk melalui pintu dapur tetangganya tersebut untuk berlindung.

Mendengar teriakan dan kegaduhan, Hadis, ayah Iis langsung mendatangi lokasi dan berupaya melerai aksi brutal sang menantu. Namun nahas, DR malah menyerang Hadis dengan menyabetkan golok hingga mengenai tangannya.

Saat DR menyerang ayah mertuanya, Iis berhasil meloloskan diri keluar rumah dalam kondisi bersimbah darah.

Kejadian tersebut diketahui oleh warga sekitar. Salah seorang saksi yang melihat korban berlumuran darah tak berani mendekat karena pelaku masih memegang golok. Saksi memilih untuk fokus mencari keberadaan korban yang melarikan diri demi menyelamatkannya.

Sementara itu, saksi lainnya yang juga mendengar kegaduhan melihat DR mencoba menyalakan sepeda motornya untuk melarikan diri. Saksi tersebut segera menghubungi rekannya untuk mengabarkan insiden pembacokan dan meminta bantuan.

Usai menganiaya istri dan mertuanya, DR memacu sepeda motornya meninggalkan lokasi kejadian. Sejumlah warga yang tiba di TKP lantas melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Pengejaran tersebut membuahkan hasil hingga ke wilayah Kota Banjar. Pelaku sempat terhenti usai dihadang warga. Salah seorang saksi berhasil merebut sebilah golok yang disembunyikan DR di bawah jok sepeda motornya. Namun DR berhasil meloloskan diri kembali dan hingga kini masih dalam pencarian.

Saat ini, kedua korban pembacokan telah mendapatkan perawatan medis akibat luka sabetan senjata tajam yang dialaminya. Kasus penganiayaan berat ini sudah dalam penanganan pihak kepolisian setempat untuk penyelidikan lebih lanjut.

Sementara itu, Kapolsek Pamarican Iptu Baehaki membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, DR saat ini sudah diamankan di Polres Ciamis. Semalam, kata Baehaki, DR yang sempat melarikan diri, empat jam setelah kejadian berhasil diamankan petugas.

"DR yang berhasil diamankan langsung dibawa ke Polres Ciamis. Motif DR menganiaya (membacok) istri dan mertuanya masih didalami penyidik,” kata Baehaki, Rabu (21/10/2026).

Editor: Yayan Sofyan

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Dilaporkan Hilang 10 Hari, Siswi SMK Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang
Farhan Geram, Rombongan Persib EPA U-18 Diserang dan Dijarah di Batang
65 Orang Warga Bandung Terpapar Influenza A, Dinkes Imbau Masyarakat Waspada Tapi Tidak Panik
Kecanduan Judol, CM Ngamuk Pecahkan Kaca di Hadapan Istri dan Anak Balitanya Kawasan Margaasih
Sembilan 'Wakil Tuhan' Disidang Tidak Etis