Becak Listrik Belum Beroperasi Optimal, Pemkot Kaji Titik Operasional dan Pengisian Daya

foto

Foto: Humas Pemkot Bandung.

Becak listrik bantuan belum bisa beroperasi di Kota Bandung karena belum ada titik jalur dan pengisian batere.

BANDUNG, KejakimpolNews.com -- Pemerintah Kota Bandung menyiapkan skema pengoperasian becak listrik agar bantuan kendaraan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para pengayuh becak.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, Pemkot Bandung segera berkoordinasi terkait distribusi, titik operasional, dan fasilitas pengisian daya becak listrik.

“Ya, saya akan melakukan koordinasi sesegera mungkin, terutama untuk pengoperasian becak listrik ini. Karena bagaimanapun juga ini bantuan dari presiden, tentu kami bersyukur dan kami akan pastikan distribusi dan pengoperasiannya bisa terkoordinasi kan dengan baik,” kata Farhan, Rabu 23 September 2026.

Menurut Farhan, penentuan lokasi operasional perlu mempertimbangkan tempat tinggal dan wilayah aktivitas para pengayuh becak agar mereka tidak kesulitan menjangkau lokasi yang ditentukan.

“Para penarik becak ini biasanya mereka beroperasi tentu dekat dengan lingkungan tempat dia tinggal. Tapi jangan sampai saya tiba-tiba menempatkan tukang becak yang tinggal di Sukajadi operasionalnya di Ujungberung,” ujarnya.

Farhan menjelaskan, Pemkot Bandung mendapat kesempatan menentukan titik yang dapat menjadi lokasi operasional becak listrik dan akan mengoordinasikannya dengan pihak kepolisian terkait aspek lalu lintas.

Meski memiliki ruang menentukan titik operasional, becak listrik tetap tidak diperbolehkan beroperasi di kawasan yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai daerah bebas becak.

Salah satunya kawasan Jalan Asia Afrika dan sejumlah titik lain yang masuk dalam ketentuan daerah bebas becak.

“Untuk titik-titik yang memang sudah kita jadikan sebagai daerah bebas becak, sesuai dengan peraturan daerah terdahulu itu tidak boleh,” ucapnya.

Untuk wilayah lainnya, Pemkot Bandung akan berkoordinasi dengan Polrestabes Bandung, terutama Satuan Lalu Lintas, sebelum menentukan lokasi pengoperasian.

Selain lokasi operasional, fasilitas pengisian daya juga menjadi perhatian Pemkot Bandung. Farhan menyebut ketersediaan listrik bukan persoalan utama, tetapi penempatan fasilitas pengisi daya perlu disesuaikan dengan kebutuhan para pengayuh.

Menurutnya, pihak pengelola sebelumnya juga telah meminta bantuan Pemkot Bandung untuk mengoordinasikan fasilitas tersebut dengan PLN.

“Listriknya ada, hanya menempatkan charger-nya yang harus koordinasi dengan para pengayuh becaknya,” tuturnya.**

Editor: Sonni Hadi

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Hari Jadi Kota Bandung, Logo Baru Usung "Solidarity in Harmony" Sebagai Identitas Visual
Cara Pemkot Bandung Tertibkan PPKS Bakal Jadi Model Penanganan di 26 Kabupaten Kota
Tagline "Cileunyi Masagi" Banyak Dipertanyakan, Ini Alasannya
Dinkes Kota Bandung Temukan Sanitasi di SPPG Mandalajati Bermasalah, Pengawasan MBG Diperketat
Pemkot Bandung Berupaya Hadirkan Infrastruktur Ramah Bagi Pesepeda dan Disabilitas