Sampah Menumpuk di Sejumlah Titik di Cileunyi, Spanduk Bertuliskan Nama Allah Bertebaran

Yayan Sofyan
Dua spanduk larangan membuang sampah dengan tulisan membawa nama Allah yang terpasang di Cileunyi
CILEUNYI, KejakimpolNews.com -- Menumpuknya sampah di sejumlah titik di tujuh desa di Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, dan spanduk larangan membuang sampah bertebaran.
Menariknya, spanduk dengan tulisan membawa nama Allah tersebut, rupanya saking kesalnya warga sekitar melihat tumpukan sampah di wilayahnya atas ulah si pembuang sampah sembarangan bukan pada tempatnya.
Berdasarkan pantauan, Jumat (6/11/2026), ada dua spanduk dengan tulisan membawa nama Allah yakni di di Jalan Raya Cikalang, Desa Cileunyi Kulon dan di Jalan Raya Provinsi, depan Jalan SMPN 1 Cileunyi, Kampung Tagog RW 23, Cimekar, Kecamatan Cileunyi.
Spanduk di Jalan Raya Cikalang ini sudah lama terpasang dengan tulisan "Ya Alloh azablah orang yang sudah zholim membuang sampah sembarangan disini".
Namun, spanduk larangan membuang sampah dengan tulisan membawa nama Allah oleh pengurus RW setempat ternyata tak mampu mencegah pembuang sampah. Pasalnya, orang-orang tetap membuang sampah meski sudah terpasang spanduk.
Spanduk kedua yang terpasang di pinggir jalan provinsi, depan Jalan SMPN 1 Cileunyi, tepatnya di wilayah RW 23, Desa Cimekar dengan tulisan, "Ditutup, dilarang keras buang sampah disini, anda nekat, anda zholim dan terkutuk terpantau Allah SWT".
Spanduk yang terpasang oleh pengurus RW ini baru beberapa hari terpasang. Spanduk dipasang saking kesalnya, wilayah tersebut jadi tempat pembuangan sampah.
Memang tempat ini kerap jadi tempat pembuangan berbagai macam sampah. Dampaknya, selain kawasan kumuh dan bau, terlihat sangat jelas dari jalan raya provinsi.
"Ya, rupanya pengurus RW setempat saking kesalnya terhadap orang-orang yang membuang sampah sembarangan di wilayahnya," kata H. Dudin Koharudin, salah seorang tokoh masyarakat Desa Cimekar, Jumat (6/11/2026).
Menurut Dudin, ada beberapa titik di pinggir jalan di Cileunyi jadi tempat pembuangan sampah. Di antaranya, kata Dudin, di Jalan Raya Cikalang, Jalan Percobaan dan di pinggir jalan, depan Jalan SMPN 1 Cileunyi.
"Meski sudah terpasang spanduk dengan tulisan membawa nama Allah tak ngaruh. Spanduk dicuekin karena ini sudah perilakunya buruk bagi orang orang yang buang sampah sembarangan," pungkas Dudin.**
Editor: Yayan Sofyan